Prajurit Kopassus Sudah Biasa Digigit Ular Berbisa, Ungkap Ada Trik dan Doa Khusus

Yos bersama 49 orang personel Kopassus lainnya kurang setuju dengan sebutan pawang ular, mereka lebih suka disebut sebagai pecinta binatang.

Prajurit Kopassus Sudah Biasa Digigit Ular Berbisa, Ungkap Ada Trik dan Doa Khusus
daniel damanik/tribun jabar
Sembilan anggota Kopassus yang melakukan atraksi menjinakkan ular. 

Laporan Wartawan TribunJabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tergigit binatang buas dan beracun, merupakan hal biasa yang dialami oleh Prajurit Kopassus yang khusus sekolah pertempuran hutan.

Mayor Inf Yos Djolong, seorang prajurit Kopassus yang mengikuti sekolah pertempuran hutan tersebut berbagi sedikit pengalamannya selama proses pelatihan menjinakkan binatang buas dan berbisa.

"Kalau tergigit ular, kami ada doa khusus. Biasanya kami lakukan sebelum melakukan atraksi. Kami sudah dilatih mulai dari menjinakkan hingga penanganan jika tergigit binatang buas dan beracun," kata Mayor Inf Yos Djolong kepada TribunJabar.

Doa yang disampaikan tersebut menurut pengakuan Yos ialah tetap doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ada guru agama yang mengajarkan secara khusus.

Selain melalui Doa, Yos mengatakan bahwa sudah ada juga tim dokter yang dipersiapkan. Dokter akan memberikan vitamin dan serum mencegah racun.

Yos bersama 49 orang personel Kopassus lainnya kurang setuju dengan sebutan pawang ular, mereka lebih suka disebut sebagai pecinta binatang.

"Ini kegiatan mulia, tidak membinasakan binatang, bersahabat dengan binatang dan melestarikan makhluk hidup lainnya," katanya.

Terdapat 50 personel Kopassus yang khusus mengikuti sekolah pertempuran hutan. Kepada masyarakat, Yos mengimbau jika menemukan ular atau binatang buas lainnya, jangan memukul apalagi sampai mati.

Tidak jarang mereka menemukan bangkai ular di pinggir jalan yang diduga dibunuh oleh manusia atas dasar ketidaktahuan.

"Makhluk hidup merupakan bagian kekayaan alam. Tugas kami dan kita semua ialah menyelamatkan serta melestarikan semua ciptaan Tuhan," katanya.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved