Kesulitan Bayar Gaji 1400 Pekerja, Perusahaan Korea di Purwakarta Jual 700 Unit Mesin

diketahui perusahaan asal Korea itu kesulitan membayar kewajibannya kepada sekitar 1400 pekerja.

Tribun Jabar/Haryanto
Audiensi karyawan PT Il Jin Sun di Ruang Rapat DPRD Purwakarta, Kamis (4/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Iyus Permana mengatakan akan membantu para karyawan PT Il Jin Sun Purwakarta mengenai pembayaran gaji mereka.

Dalam audiensi di Ruang Rapat Gedung DPRD Purwakarta pada Kamis (4/10/2018), diketahui perusahaan asal Korea itu kesulitan membayar kewajibannya kepada sekitar 1400 pekerja.

Iyus menjelaskan pihak perusahaan telah siap menjual aset berupa 700 unit mesin untuk membayar upah kerja.

"Ada hambatan saat penjualan mesin itu di bea cukainya. Karena itu, sikap Pemda akan membantu mendorong agar bea cukai tidak dipersulit," kata Iyus setelah audiensi bersama perwakilan karyawan dan perusahaan berlangsung.

Ia menyebutkan Pemkab Purwakarta baru bisa membantu sebatas mendorong bea cukai setempat agar meringankan kendala penjualan mesin dari perusahaan garmen di Bungursari itu.

Terjaring Operasi Tolak Bala, Pria Ini Dihukum Berdiri dengan Satu Kaki sampai Keluarga Datang

Dilaporkan ke Bareskrim Polri dan MKD, Fadli Zon Merasa Tak Ikut Sebar Hoaks Ratna Sarumpaet

Jika didesak harus membeli aset perusahaan seperti mesin-mesin tersebut dari APBD, kata Iyus, sulit terkabul.

APBD telah diatur sedemikian rupa dan tidak mengalir dana untuk kepentingan lain tanpa seizin Kemendagri.

"Jangankan untuk membeli aset perusahaan, untuk membayar siltap (penghasilan tetap) pun harus melalui persetujuan Kemendagri, tapi kami akan berusaha mempermudah penjualan tersebut," ujarnya.

Meski ratusan mesin dari perusahaan itu terjual semua, gaji atau utang perusahaan kepada karyawannya tidak tertutupi.

Halaman
12
Penulis: Haryanto
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved