Senin, 13 April 2026

Imbas Antrean dari Pom Bensin, Jalan Ir H Djuanda Bandung Sempat Mengalami Macet Parah

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar di lokasi, Selasa (2/10/2018) sore, antrean mengular mulai dari lokasi pom bensin hingga ke persimpangan Cikapayang.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Kisdiantoro
Tribun Jabar/Yongky Yulius
Antrean kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau Pom Bensin Dago, Selasa (2/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Imbas dari adanya promo pembelian 20 liter pertamax hanya Rp 20 ribu dalam rangka ulang tahun sebuah bank yang berlaku di beberapa pom bensin di Kota Bandung, antrean kendaraan langsung mengular.

Satu di antara beberapa pom bensin yang antrean kendaraannya sempat mengular panjang dan menimbulkan kemacetan adalah Pom Bensin Dago di Jalan Ir H Djuanda dekat Nike Factory, Kota Bandung.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar di lokasi, Selasa (2/10/2018) sore, antrean mengular mulai dari lokasi pom bensin hingga ke persimpangan Cikapayang.

Pasha Ungu Mati-matian Demi Ucapkan Selamat Ulang Tahun Buat Oncy: di Tengah Cobaan Aku Cari Sinyal

Barulah sekitar pukul 16.00 WIB saat promo habis dan jalan sempat ditutup sementara, arus lalu lintas di jalan itu kembali ramai lancar.

Pengawas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau Pom Bensin Dago, Tema Pratama, mengatakan antrean sudah terlihat sejak pukul 13.00 WIB.

"Dari sebelum jam 1 siang juga sudah pada nanya, ini promonya dimulai jam berapa. Dan ternyata benar pas dimulai membludak banget," katanya kepada Tribun Jabar di lokasi pom bensin.

Dikatakan Tema, situasi di pom bensin saat itu sempat sangat sulit untuk diatur akibat banyaknya kendaraan yang mengantre.

Ratna Sarumpaet Disebut Dianiaya 21 September Lalu, Mengapa Baru Heboh Sekarang? Ini Jawabannya

Hampir seluruh lahan kosong pom bensin terisi oleh kendaraan, terutama kendaraan roda empat.

"Ini saja tadi ini sampai susah diatur. Sampai penuh banget. Ngantrenya sampai ke jalan," katanya.

Terkait koordinasi dengan pihak berwenang dalam pengaturan lalu lintas, Tema mengatakan itu adalah urusan penyelenggara, bukan wewenang pihak pom bensin.

"Itu pihak EO-nya kalau soal itu (koordinasi dengan pihak berwenang yang mengatur lalu lintas)," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved