Tidak Ada Pengawasan Khusus Penyaluran Dana Bansos di Tasikmalaya, 'Disunat' sampai 90 Persen?

Pemotongan dana hibah juga beragam dari mulai 20 persen hingga 90 persen.

Tidak Ada Pengawasan Khusus Penyaluran Dana Bansos di Tasikmalaya, 'Disunat' sampai 90 Persen?
net
Ilustrasi korupsi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar tengah membidik dugaan penyelewengan dalam penyaluran dana hibah atau bansos tahun anggaran 2017 di Kabupaten Tasikmalaya.

Kasusnya kini dalam tahap penyidikan, Ditreskrimsus Polda Jabar pun memanggil Sekretaris Daerah Pemkab Tasikmalaya, Abdul Kodir, Senin (1/10/2018).

Abdul Kodir dipanggil sebagai saksi dalam kasus yang beranggaran mencapai lebih dari Rp 141 miliar tersebut.


Sebelumnya dugaan penyidik menemukan pemotongan dana bagi penerima hibah yang sementara mencapai senilai Rp 3,4 miliar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, terdapat 21 yayasan keagamaan di Kabupaten Tasikmalaya yang menerima hibah mulai dari Rp 150 juta hingga Rp 250 juta.

Namun, pada praktiknya dana hibah sejumlah tersebut diduga dipotong dari Rp 97,5 juta hingga Rp 225 juta.

Saat Tribun Jabar, mencoba menelusuri sejumlah yayasan penerima hibah tersebut, satu diantaranya mengakui hanya menerima 10 persen dari jumlah yang seharusnya diterima.

Pemotongan dana hibah juga beragam dari mulai 20 persen hingga 90 persen.

Meski Dinilai Sulit, Walikota Cimahi Targetkan Masuk 10 Besar Pada Porda 2018

Halaman
12
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved