Ini Makna Filosofis Sembilan Pintu di Situs Lawang Sanga Cirebon

Menurut Lurah Keraton Kasepuhan, M Maskun, bangunan Lawang Sanga mengandung makna filosofis yang tinggi.

Ini Makna Filosofis Sembilan Pintu di Situs Lawang Sanga Cirebon
Tribun Jabar/ Ahmad Imam Baehaqi
Bangunan utama situs Lawang Sanga di Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Senin (1/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Situs Lawang Sanga berada di belakang kompleks Keraton Kasepuhan Cirebon.

Persis di tepi Sungai Kriyan, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Sesuai namanya yang berarti pintu sembilan, di situs itupun terdapat sembilan buah pintu.


Menurut Lurah Keraton Kasepuhan, M Maskun, bangunan Lawang Sanga mengandung makna filosofis yang tinggi.

"Sembilan pintu itu menyimbolkan sembilan lubang yang ada pada tubuh manusia," kata M Maskun, saat ditemui di Situs Lawang Sanga, Senin (1/10/2018).

Di antaranya, dua lubang hidung, mulut, dua telinga, dua mata, dubur, dan kelamin.

Ia mengatakan, lubang-lubang itu bermakna tentang kehidupan manusia.

Selain itu, sembilan sering kali disebut-sebut sebagai angka yang sempurna.

Agil Tewas Tertimpa Reruntuhan Masjid Akibat Gempa Palu Usai Pilih Selesaikan Azan Magrib

Halaman
12
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved