'Mining For Life' Seminar Seru yang Bahas Sejarah Perjalanan Pertambangan Indonesia

Tidak hanya mengingat sejarah pertambangan, seminar tersebut sekaligus menyegarkan kembali semangat dan misi pengeloaan dan pemanfaatan SDA

Penulis: Fasko dehotman | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Fasko Dehotman
Perwakilan dari Purna Bakti Museum Geologi, Priharjo Sanyoto, menyampaikan sambutannya di atas podium, dalam gelaran seminar Mining For Life, di ruang Auditorium Museum Geologi, Sabtu (29/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dalam rangka Hari Jadi ke-73 Pertambangan dan Energi Nasional, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar seminar bertajuk 'Mining For Life'.

Seminar tersebut digelar di Musem Geologi, Jalan Diponegoro No 57, Kota Bandung, Sabtu (29/9/2018).

Adapun pembicara yang hadir pada Seminar Mining For Life kali ini adalah perwakilan dari Purna Bakti Museum Geologi, Priharjo Sanyoto.


Priharjo Sanyoto, menuturkan, kegiatan seminar ini bertujuan untuk mengingat sejarah perjalanan pertambangan Indonesia.

"Pada 28 September setiap tahunnya, diperingati oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai hari jadi Pertambangan dan Energi," ujar Priharjo diatas podium, ruang Auditorium Museum Geologi, Sabtu (29/9/2018).
Menurut Priharjo, tanggal tersebut tidak terlepas dari peristiwa besar yang terjadi pada masa perjuangan 1945, dan merupakan peristiwa yang penting bagi sektor pertambangan dan energi.

Tidak hanya mengingat sejarah pertambangan, seminar tersebut sekaligus menyegarkan kembali semangat dan misi pengeloaan dan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA).

"Pemanfaatan SDA itu khusus mengenai tambang dalam hal pembangunan demi kesejahteraan rakyat. Yang mana sampai saat ini masih dipersepsi negatif dimata masyarakat. Walaupun kontribusi indrustri pertambangan terhadap pembangunan sudah cukup besar," kata Priharjo.

Gempa Donggala, 2 Hari Pasca Gempa, Bandara Palu Kembali Buka untuk Penerbangan Komersial

Selain itu, tambah Priharjo, manfaat tambang tidak dapat diniscayakan, bahwa hampir seluruh kebutuhan hidup manusia didukung oleh bahan tambang.

"Kami berharap, peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ini kedepannya menjadi kegiatan rutin Calender Event bersama," kata Priharjo.

Priharjo mengatakan, Seminar Mining For Life tidak hanya sekedar untuk kepentingan peringatan semata, tetapi juga dijadikan sebagai momen dalam mengkampanyekan pengelolaan dan pemanfaatan pertambangan hijau, atau yang dikenal dengan 'Green Mining'.

"Dengan Seminar Mining For Life ini diharapkan mampu menjadikan citra positif dunia pertambangan di mata masyarakat kita," ujar Priharjo.

Para peserta yang mengikuti Seminar Mining For Life adalah perwakilan dari berbagai kalangan baik pemerintah, akademisi, pelaku tambang, masyarakat, dan mahasiswa, dengan jumlah peserta sebanya kurang lebih 150 orang.

Hotel Roa Roa di Palu Hancur, 50 Kamar Terisi Pengunjung Saat Gempa Terjadi

Penuturan Peristiwa G30S/PKI dari Saksi Hidup, Lolos dari Maut Karena Tertidur di Kolong Truk

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved