Breaking News:

Pemilihan Rektor Unpad

Pemilihan Rektor Unpad Berbau Isu Kesukuan, Prof Dr Obsatar Sinaga Akhirnya Angkat Bicara

Obsatar Sinaga sebagai calrek tertuju tersebut angkat bicara di forum dialog yang digelar Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Kisdiantoro
Tribun Jabar/Hilda Rubiah
Tiga Calon Rektor Unpad tengah menjadi pembicara pada forum Tak Tek Talk Dialog Calon Rektor dengan Alumni, di Gedung 2 Rektor Lantai 4 Jalan Dipati Ukur No 35 Bandung, Sabtu (29/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -Calon rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof Dr Obsatar Sinaga akhirnya angkat bicara soal desas desas, pemilihan rektor Unpad yang dikaitkan isu kesukuan, Sunda atau bukan Sunda.

Dia merasa isu tersebut tertuju padanya, karena namanya ada embel-embel marga Sinaga.

Obsatar sebagai calrek tertuju tersebut angkat bicara di forum dialog yang digelar Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA) di Gedung 2 Rektorat Unpad Jalan Dipati Ukur No 35 Bandung, Sabtu (29/9/2018).

Kendati mempunyai nama bermarga Sinaga berasal dari Medan, Obsatar mengungkapkan tak dapat berbuat apa-apa, lantas baginya nama tersebut bukan atas kemauannya.

Jonatan Christie Vs Tommy Sugiarto, 2 Wakil Indonesia Berebut Tiket ke Final Korea Open 2018

Dosen Fisip ini mengaku tidak dapat mengelak dengan keikutsertaan marga Sinaga dibelakang namanya, karena nama tak dapat ia salahkan, jika ada penolakan keikutsertaan dirinya menjadi Rektor bukan berasal dari adat Sunda.

Terlebih baginya nama merupakan anugerah pemberian dari kedua orangtuanya.

"Saya gak bisa milih begitu nama belakang saya aya Sinagaannya," ujar Obsatar, satu di antara calon rektor Unpad saat ditemui Tribun Jabar di Gedung 2 Rektorat Lantai 4 Jalan Dipati Ukur No 35 Kota Bandung, Sabtu (29/9/2018).

Obsatar mengungkapkan apakah hanya orang sunda saja yang harus mengangkat adat kebudayaan sunda, tanyanya.

Layanan Telekomunikasi PT Telkom Berangsur Pulih di Palu dan Donggala, Kini Bisa Teleponan Lagi

Menurutnya berkenaan dengan intelekatual sunda, siapa pun yang peduli terhadap lingkungannya, dapat membudayakannya.

Sebagaimana dirinya sudah lama tinggal lama di tatar Sunda, dan dirinya memegang prinsip kesundaan dari sosok Ibunya, Obsatar mengaku nilai-nilai sunda telah melekat pada dirinya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved