Minggu, 12 April 2026

Gempa Donggala

Gempa 7,7 SR Guncang Donggala, Berikut Analisis PVMBG Badan Geologi

"Berdasarkan posisi dan kedalaman pusat gempa bumi, maka kejadian gempa bumi tersebut disebabkan oleh aktivitas sesar aktif pada zona sesar Palu-Koro

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Theofilus Richard
twitter@bmkg
Gempa 7,7 Skala Richter yang mengguncang Donggala. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gempa bumi berkekuatan 7,7 skala richter mengguncang Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018) sekira pukul 17.02 WIB.

Gempa itu sempat diperkirakan berpotensi menimbulkan tsunami. Namun, saat ini peringatan dini tsunami telah dicabut oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kasbani, menjelaskan gempa tersebut disebabkan oleh aktivitas sesar aktif.

"Berdasarkan posisi dan kedalaman pusat gempa bumi, maka kejadian gempa bumi tersebut disebabkan oleh aktivitas sesar aktif pada zona sesar Palu-Koro yang berarah barat laut-tenggara," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Tribun Jabar.

Polres Bandung Gagalkan Peredaran Narkoba di Lapas Jelekong

Anthony Sinisuka Ginting Tersingkir dari Korea Open 2018

Berdasarkan data BMKG, guncangan gempa bumi terasa di Donggala pada skala VIII MMI (Modified Mercalli Intensity).

Berdasarkan laman resmi BMKG, skala VIII MMI berarti kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat, retak-retak pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, serta air menjadi keruh.

Kasbani menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang memperkuat efek guncangan.

"Wilayah di sekitar pusat gempa bumi pada umumnya disusun oleh batuan berumur pra tersier, tersier, dan kuarter. Batuan berumur pra tersier dan tersier tersebut sebagian telah mengalami pelapukan. Batuan berumur pra tersier dan tersier yang telah mengalami pelapukan dan endapan kuarter tersebut pada umumnya bersifat urai, lepas, lunak, belum kompak (unconsolidated), bersifat memperkuat efek goncangan gempa bumi, sehingga rawan terhadap guncangan gempa bumi," ujarnya.

Gempa Donggala, Data Sementara Seorang Tewas, 10 Luka-luka

Dihantam Gempa 7,7 SR, Donggala Terus Diguncang Gempa Susulan, Terakhir 5,7 Skala Richter

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved