Yayasan Masjid Darussalam Donasi Rp 1 Miliar untuk Bantuan Medis Gaza

Belum lama diluncurkan, Program Bantuan Ambulans dan Peralatan Medis untuk Palestina yang digagas Yayasan Kasih Palestina langsung disambut masyarakat

Yayasan Masjid Darussalam Donasi Rp 1 Miliar untuk Bantuan Medis Gaza
ISTIMEWA
Dewan Pembina Yayasan Masjid Darussalam Kota Wisata, Bogor, Drs H Aseph Aonuddien MSi menyerahkan donasi sebesar Rp 1 miliar untuk Program Bantuan Peralatan Medis dan Ambulans kepada Ulama Palestina asal Gaza, Syaikh Nehad Ramaha dan Direktur Kasih Palestina, Caca Andika. 

TRIBUNJABAR.ID, BOGOR – Belum lama diluncurkan, Program Bantuan Ambulans dan Peralatan Medis untuk rumah sakit di Gaza, Palestina yang digagas Yayasan Kasih Palestina ini langsung mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Salah satu respon positif itu datang dari Yayasan Masjid Darussalam Kota Wisata, Bogor.

"Alhamdulillah, belum lama kami meluncurkan Program Bantuan Ambulance dan Peralatan Medis untuk Rumah Sakit Gaza, Yayasan Masjid Darussalam sudah menghubungi kami untuk ikut berdonasi dalam program ini," kata Direktur Yayasan Kasih Palestina, Caca Andika, sesuai dengan rilis yang diterima Tribun Jabar, Kamis (27/9/2018).

Dijelaskan Caca, penyerahan donasi sudah dilakukan pada Selasa (25/9) di Masjid Darussalam, Kota Wisata, Cibubur, Bogor.

Terobos Blokade Israel, Kasih Palestina Salurkan Bantuan Pendidikan

Link Live Streaming Korea Open 2018 - Jonatan Christie dan Anthony Ginting Bisa Ditonton Langsung

Jumlah donasi yang diberikan mencapai Rp 1 miliar.

Secara simbolis, donasi ini langsung diberikan oleh Dewan Pembina Yayasan Masjid Darussalam, Drs H Aseph Aonuddien, MSi kepada Ulama Palestina asal Gaza, Syaikh Nehad Ramaha.

"Donasi ini tentunya menjadi amanah bagi kami untuk direalisasikan dan secepatnya disalurkan ke Gaza," ucap Caca.

Menurut Caca, saat ini kondisi masyarakat di Gaza, Palestina sangat memprihatinkan akibat blokade yang dilakukan penjajah Israel selama 12 tahun.

Ekonomi masyarakat Palestina di Gaza hampir tidak berjalan karena banyaknya pabrik yang tutup.

Listrik, kata Caca, hanya beroperasi dua jam setiap harinya.

Halaman
12
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved