Tak Umumkan Rekam Jejak Caleg, KPU DKI Jakarta: Biarkanlah Masyarakat Cari Tahu Sendiri

"Aturan yang mengatur secara eksplisit dan tegas itu enggak ada tetapi kami tetap menjaga etika itu.

Karikatur Caleg 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta tidak akan mengumumkan rekam jejak terkait persoalan hukum calon legislatif yang mengikuti Pemilu 2019.

Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan Pengembangan Sumber Daya Manusia KPU DKI Jakarta Marlina mengatakan, jajarannya bertekad untuk menjaga nama baik setiap caleg yang telah mendaftar.

"Aturan yang mengatur secara eksplisit dan tegas itu enggak ada tetapi kami tetap menjaga etika itu. Biarkanlah masyarakat yang mencari tahu sendiri," ujarnya di Kantor KPU DKI Jakarta, Senin (24/9/2018).

Ia juga mengatakan, hasil pemeriksaan administrasi calon, termasuk riwayat hukumnya, hanya akan disampaikan kepada partai politik yang mengusung calon itu.

Remaja 16 Tahun Terlibat Pengeroyokan Haringga Sirila, Orang Tuanya Tak Menyangka

Sutan Zico Jaga Peluang Timnas U-16 Indonesia ke Babak 8 Besar Piala AFC U-16 2018

Marlina mengatakan, dalam peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), yang mempunyai kewajiban untuk menyosialisasikan adalah caleg itu sendiri.

Sosialisasi dilakukan melalui media cetak atau online kepada masyarakat. Bukti sosialisasi menjadi satu di antara syarat pendaftaran administrasi yang harus dilampirkan oleh caleg.

"Memang ada kewajiban di dalam PKPU bahwa yang bersangkutan mengumumkan dirinya pernah dipidana dengan kasus pidana apa dan dijatuhi hukuman berapa tahun di media. Selanjutnya, buktinya dilampirkan saat pendaftaran kemarin," kata dia.


Berdasarkan data KPU DKI, hanya ada satu nama caleg dalam daftar calon tetap (DCT) KPU DKI yang tercatat sebagai mantan napi korupsi yakni Mohammad Taufik dari Partai Gerindra.

Marlina menyampaikan, KPU DKI membiarkan masyarakat untuk mencari tahu sendiri siapa caleg yang tepat untuk menjadi wakil rakyat di parlemen.

Jajarannya hanya mengimbau masyarakat untuk cerdas dalam memilih wakil rakyatnya.

"Jadi kami tidak akan pernah menyosialisasikan ini loh mantan koruptor. Itu terlalu ekstrem dan kalau kami sih itu berpikir itu enggak etis untuk disampaikan," ujar dia.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada pemilih untuk memilih siapa wakil yang akan mereka percayakan untuk mewakili aspirasi mereka di parlemen," kata Marlina. (Rindi Nuris Velarosdela)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPU DKI Tak Akan Umumkan Rekam Jejak Caleg"

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved