Breaking News:

Pemkot Cimahi Godok Konsep Wisata Heritage Bernuansa Militer

Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengatakan, untuk saat ini pihaknya sudah menyiapkan konsep terkait rencana tersebut.

istimewa
Mojang Jejaka Kota Cimahi saat Berfoto dengan Wakil Wali Kota Cimahi usai mendapat pelatihan pemandu wisata. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi berencana akan menciptakan wisata heritage militer dengan melibatkan 45 Mojang Jejaka Kota Cimahi sebagai pemandu wisatanya.

Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengatakan, untuk saat ini pihaknya sudah menyiapkan konsep terkait rencana tersebut.

"Jika wisata militer itu nantinya sudah jadi, untuk di Kampung Adat Cireundeu akan disiapkan foto-foto sejarah Kota Cimahi, outbond, pelatihan belanegara dan kuliner khas Cireundeu," ujarnya saat ditemui usai menghadiri pelatihan pemandu wisata militer di Kompleks Perkantoran Pemot Cimahi, Senin (24/9/2018).

Sedangkan di tempat militer, lanjutnya, akan menyediakan teater terbuka dan menyiapkan alutsista yang dimiliki anggota militer, sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak militer.

Pukul Wasit, Kapten Persiwa Wamena Aldo Claudio Dilarang Bermain Seumur Hidup di Liga Indonesia

Persib Bandung Didenda Rp 110 Juta dan Satu Pemain Kena Sanksi Larangan Bermain

Sementara untuk memudahkan para wisatawan, kata Ngatiyana, pihaknya akan menyiapkan kendaraan khusus seperti Bandung Tour On The Bus (Bandros) seperti di Kota Bandung, tetapi akan dikemas secara berbeda.

"Tapi untuk sementara kita akan menyediakan mobil TNI yang di Kota Cimahi, seperti mobil truk kreo atau mobil antik milik militer saat launching pertama," katanya.

Untuk itu, pihaknya juga mengklaim sudah ada kepastian terkait kerjasama dengan pihak militar, sehingga dipastikan launchingnya nanti akan bisa direalisasikan.

"Kerjasamanya secara pendahuluan sudah dengan anggota militer. Tinggal pelaksanaannya nanti tinggal spesifik, kita tinggal mengajukan surat permohonan untuk mengadakan launching wisata heritage," katanya.

Pasalnya, kata Ngatiyana, terkait launching tersebut, harus diketahui oleh petinggi TNI Angkatan Darat hingga Mabes TNI lantaran lanuching nanti bersamaan dengan Hari Juang Kartika.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved