Pilpres 2019

Maruf Amin: Kalau Ada yang Bilang Saya Joget, Mungkin Matanya Rabun

Dalam acara yang penuh dentuman musik itu, KH Maruf Amin disebut ikut berjoget.

Maruf Amin: Kalau Ada yang Bilang Saya Joget, Mungkin Matanya Rabun
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Maruf Amin. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Calon wakil presiden Maruf Amin menanggapi isu yang berkembang di media sosial soal dirinya disebut berjoget di acara flashmob relawan di Tugu Proklamasi, Jumat (21/9/2018) lalu.

Dalam acara yang penuh dentuman musik itu, KH Maruf Amin disebut ikut berjoget.

Hal itu dinilai tak etis karena status Maruf sebagai seorang kiai.

Ia membantah telah melakukan aksi joget secara jingkrak-jikrakan.

Hal itu dinilainya sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.

"Saya diisukan berjoget-joget, berjingkrak-jingkrakan, dari umur saya saja tidak mungkin bisa berjingkrak-jingkrakan bisa habis napas saya, saya memang bertepuk tangan saja," kata Maruf sambil menirukan bertepuk tangan di jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2018).

Dalam acara tersebut, Maruf hanya mengikuti Jokowi di atas panggung.

Dia membantah berjoget dan hanya melakukan tepuk tangan.

"Kalau saya bilang ada yang joget, mungkin matanya rabun," ucapnya.

Ia menduga, isu itu sengaja dibuat-buat untuk menyebarkan informasi bohong atau hoaks.

Bahkan, Ketua MUI ini menyebut isu itu bernada tendensius karena menyebut aksi itu menghilangkan nilai keulamaannya.

Ma'ruf mendoakan pihak yang menyebarkan itu seperti itu menyadari kesalahannya dan menghimbau umat Islam tidak terprovokasi dengan kabar tersebut.

"Mudah-mudahan dia menyadari kesalahannya dan untuk mengclearkan supaya masyarakat umat ulama tidak kena isu itu, itu hoaks, kabar bohong, itu manipulasi," kata Ma'ruf Amin.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved