Bupati Bandung Resmikan 8 Apotek Kimia Farma dan Siap Renovasi RSUD Soreang

Renovasi ini dilakukan atas ketersediaan pelayanan kesehatan yang ada saat ini, karena mulai kewalahan seiring meningkatnya jumlah pasien

tribunjabar/hakim baihaqi
Bupati Bandung, Dadang M Nasser berikan sambutan dalam acara peresmian delapan apotek Kimia Farma, di Jalan Raya Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (22/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bupati Bandung, Dadang M Naser, mengaku telah meresmikan delapan unit apotek Kimia Farma. Hal itu dilakukan dalam upaya optimalisasi pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bandung.

Kedelapan unit apotek Kimia Farma tersebut berlokasi di Taman Kopo Indah, Bojongsoang, Margacinta, Kopo 76, Buah Batu 2, Gatot Subroto, Terusan Buah Batu, dan Jalan Raya Soreang.

Dadang mengatakan, selain meresmikan dibukanya apotek Kimia Farma, pihaknya akan merenovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang yang di mulai pada akhir tahun ini.

Tukang Pijat Ini Diduga jadi Orang Ketiga Rumah Tangga Sule - Lina, Pengacara Sebut Sudah Satu Rumah

Renovasi ini dilakukan atas ketersediaan pelayanan kesehatan yang ada saat ini, karena mulai kewalahan seiring meningkatnya jumlah pasien yang datang, bukan hanya berasal dari wilayah Kabupaten Bandung, tetapi juga daerah lainnya, salah satunya yakni warga Cianjur Selatan juga Garut Selatan.

"Anggaran yang di butuhkan sebesar Rp 340 miliar. Mudah-mudah proses pembangunan ini bisa beres, sebelum saya selesai jadi bupati," kata Dadang seusai meresmikan apotek Kimia Farma Soreang, di Jalan Raya Soreang Nomor 373, Sabtu (22/9/2018).


Bisnis Manajer PT Kimia Farma Bandung, Muhardiman, mengatakan, diresmikanya kedelapan apotek tersebut, menandakan pihaknya ingin terus berupaya untuk dapat hadir dan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia.

"Kimia Farma ini merupakan salah satu komitmen dari misi sosial kami selaku BUMN, untuk terus dapat menyehatkan seluruh masyarakat Indonesia, terutama berkenaan dengan akses kesehatan dan akan nantinya bekerjasama dengan BPJS," kata Muhadirman di lokasi yang sama.


Di tahun 2019, pihaknya berencana akan melerbarkan sayap unit bisnis, dengan membuka sekitar 10 unit apotek tambahan, guna memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

"Apotek Kimia Farma bukan hanya memenuhi ketersediaan obat-obatan serta peralatan medis saja, tapi juga kami memiliki klinik kesehatan bagi masyarakat. Khusus pasien rujuk balik, kami juga berikan fasilitas pengantaran obat ke rumah masing-masing, sekaligus memantau perkembangan penyakit yang diderita para pasien," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved