2 Warga Vietnam dan 1 Warga Prancis di Cirebon Terancam Dideportasi Akibat Salahgunakan Izin Tinggal

"Ini adalah upaya kami dalam mengawasi keberadaan dan kegiatan WNA," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon

Dokumentasi Tribun Jabar
Kepala Kantor Imigrasi Kelas B Sukabumi, Filianto Akbar (kiri) menunjukkan visa tiga orang warga Cina yang menyalahgunakan izin tinggal, di Kantor Imigrasi Kelas B Sukabumi, Kamis (5/12/2017). Tiga orang warga Cina,? Mungje Chen (45), Hui Lin (43), Jingui Lin (40) diketahui menyalahgunakan izin tinggal di Indonesia dan diamankan pihak Imigrasi pada Rabu (4/1/2017) sore. Mereka mengantongi visa kunjungan namun sudah 6 bulan bekerja di Pabrik Pembuatan Bata, di Kampung/Desa Cipicung, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Tiga warga negara asing (WNA) yang diduga menyalahgunakan visa diamankan Imigrasi Kelas II Cirebon di PT Jafpa Compeed Indonesia, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (21/9/2018).

Ketiga WNA itu adalah NNT (27) asal Prancis, PXT (35) asal Vietnam dan HT (25) asal Vietnam.

Ketiganya tiba di Indonesia sekitar tiga hingga tujuh hari yang lalu.

Mulanya, petugas Imigrasi melakukan pengecekan di bagian produksi perusahaan tersebut.

Saat melakukan pengecekan di ruang kontrol mesin, petugas menemukan dua WNA asal Vietnam,  PXT dam HT sedang mengoperasikan komputer yang terhubung ke dalam sebuah mesin.

Persib Bandung vs Persija Jakarta, The Jakmania Diimbau Tak Datang ke Stadion GBLA

Jadwal Semifinal China Open 2018: Ada Anthony Sinisuka Ginting dan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya

Kemudian petugas melakukan pengecekan di ruang lainnya dan ditemukan WNA asal Prancis yaitu NNT yang sedang mengoperasikan laptop.

Ketiganya ternyata sedang mengoperasikan software yang digunakan untuk mengoperasikan mesin pengolahan pakan unggas yang dibeli oleh PT tersebut.

Karyawan yang ada di sana juga mengkonfirmasi kegiatan yang dilakukan ketiga WNA tersebut bahwa mereka di sana sedang bekerja.

"Ini adalah upaya kami dalam mengawasi keberadaan dan kegiatan WNA," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon, Muhammad Tito Andrianto di kantor Imigrasi Kelas II Cirebon, Jumat (21/9/2018) malam.

Halaman
12
Penulis: Siti Masithoh
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved