Dadi Setengah Abad Mengabdi sebagai Anggota Linmas, Kemana-mana Pakai Sepeda Butut

Mengendarai sepeda gunung butut yang catnya sudah terkelupas di sana sini, sehari-hari Dadi berkeliling daerah

Dadi Setengah Abad Mengabdi sebagai Anggota Linmas, Kemana-mana Pakai Sepeda Butut
Tribunjabar/Seli Andina Miranti
Dadi (70), anggota Linmas 

Laporan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Usianya sudah tidak muda lagi, namun Dadi (70) rela untuk terus mengabdi bagi masyarakat.

Terhitung sudah setengah abad, Dadi mengabdi sebagai anggota Linmas, sejak usia 20 tahunan.

Persib Bandung Vs Persija Jakarta, Maung Bandung Siapkan Febri Hariyadi

Hal itu disampaikan kakek kelahiran 1948 itu ketika ditemui Tribun Jabar di Alun-alun Sumedang, Kamis (20/9/2018).

"Saya sudah jadi Linmas saat masih disebut hansip, sejak waktu pertama Presiden Soeharto," ujar Dadi.


Dadi mengaku pernah menjadi linmas (yang kala itu masih disebut hansip) di Kota Bandung sebelum menjadi linmas di Sumedang.

Mengendarai sepeda gunung butut yang catnya sudah terkelupas di sana sini, sehari-hari Dadi berkeliling daerah Kotakaler, Dano, Sumedang Utara, kabupaten Sumedang.


Terkadang, Dadi dan anggota inmas lainnya diikutsertakan dalam kegiatan pengamanan acara atau kegiatan-kegiatan tertentu.

Meski sudah puluhan tahun menjadi Linmas, Dadi mengaku tak bosan ataupun lelah untuk terus mengabdi.

"Ya panggilan jiwa mungkin ya, jadi berat rasanya untuk berhenti itu," ujar Dadi.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved