High School League eSports Dapat Tanggapan Positif dari Pakar Psikologi Bidang Olahraga

Pakar psikologi tersebut merupakan Wakil Ketua Bidang Psikologi KONI Provinsi Jawa Barat, Dra. Ardanti R Widyastuti, Psi.

High School League eSports Dapat Tanggapan Positif dari Pakar Psikologi Bidang Olahraga
Tribun Jabar/Resi Siti Jubaedah
Dra. Ardanti R Widyastuti, Psi, di Konferensi Pers High School League, Jalan Otto Iskandar Dinata No.16, Senin (17/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Resi Siti Jubaedah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penyelenggaraan eSports High School League (HSL) 2018 telah mendapat tanggapan positif dari pakar psikologi bidang olahraga.

Pakar psikologi tersebut merupakan Wakil Ketua Bidang Psikologi KONI Provinsi Jawa Barat, Dra. Ardanti R Widyastuti, Psi.

Dalam paparannya di Konferensi Pers HSL, Jalan Otto Iskandar Dinata No.16, Senin (17/9/2018), prestasi emas Indonesia di cabang olahraga eSports yang diuji coba di Asian Games 2018, dapat menjadikan optimisme sekaligus tertantang untuk terus meningkatkan prestasi Indonesia di tingkat dunia.

Olahraga ini termasuk pada kategori mind sport. Selain berpotensi mengharumkan nama bangsa dengan prestasinya, juga menawarkan peluang baru bagi generasi muda yang sangat dekat dengan penggunaan teknologi digital.

"Hal ini dapat mengembangkan minat dan bakat anak, meningkatkan kecerdasan kreatifnya, meningkatkan kemampuan dalam menyusun strategi dan menganalisa, serta membangun budaya positif seperti kedisiplinan dan gaya hidup sehat berkat karakterisitik dan nilai-nilai olimpisme yang terkandung di dalam eSports,” ujar Ardanti.

4 Polisi Nekat Dahulukan Ambulans daripada Rombongan Jokowi, Begini Nasib Mereka Sekarang

Ardanti berharap HSL 2018 dapat mengedukasi keluarga dan dunia pendidikan Indonesia, terhadap pentingnya optimalisasi pemanfaatan kemajuan teknologi untuk mendukung prestasi dan kompetensi anak di masa depan.

"Sportivitas, kedisiplinan, konsentrasi tinggi, kecerdasan dalam berstrategi dan dalam bersinergi dengan tim, hingga kecakapan manajerial, analisa dan komunikasi bagi yang meminati profesi manager tim, pengamat, serta komentator pertandingan, adalah nilai-nilai edukasi yang dapat dipertimbangkan orang tua maupun sekolah dalam mendorong anak atau siswa meminati eSports," ujar Ardanti.

Tentunya, ujar Ardanti,  dengan tidak melepaskan fungsi pengawasan dan kontrol agar prestasi anak atau siswa menjadi optimal.

Penulis: Resi Siti Jubaedah
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved