Gara-gara Barang Milik Negara, Roy Suryo Pernah Kesulitan Masuk ke Rumahnya di Yogyakarta

Tim kuasa hukum mantan Menpora Roy Suryo bersama mantan Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) datang ke Gedung Kemenpora

Gara-gara Barang Milik Negara, Roy Suryo Pernah Kesulitan Masuk ke Rumahnya di Yogyakarta
DOKUMENTASI/Super Ball
Roy Suryo 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Rumah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, di Yogyakarta, sempat kedatangan banyak barang Kemenpora. Ha litu setelah Roy Suryo tak lagi menjabat Menpora pada akhir 2014.

Barang-barang itu memenuhi garasi dan dalam rumah hingga Roy Suryo kesulitan saat masuk ke rumahnya.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum Roy Suryo, Vebe N A Pollatu, di Gedung Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat, pada Rabu (12/9).

Tim kuasa hukum mantan Menpora Roy Suryo bersama mantan Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) datang ke Gedung Kemenpora, untuk melakukan mediasi atas masalah penagihan 3.226 unit barang Kemenpora yang sebutkan dibawa oleh mantan Menpora Roy Suryo. Mereka diterima oleh Sekretaris Menpora, Gatot S Dewa Broto.

Veve menceritakan sebagaimana pengakuan Roy Suryo, barang-barang itu datang ke rumah Roy Suryo di Yogyakarta sekitar sebulan setelah ia tidak lagi menjabat sebagai Menpora.

Tidak lama kemudian Roy Suryo mengirimkan kembali barang-barang tersebut ke gudang Kemenpora karena merasa bukan miliknya.

4 Fakta Tewasnya Wanita Pegawai Bank di Lembang yang Penuh Misteri, Ada 23 Luka Tusuk

Persib Bandung Vs Arema FC, Maung Bandung Lebih Diunggulkan Menang, Singo Edan Pincang

"Itu lapangan parkirnya penuh, nggak bisa masuk. Terus dikasih tahu itu barangnya Kemenpora, dia bilang, 'balikin, ini bukan barang saya'. Karena dia merasa barang itu bukan barang dia, dibalikin tanpa dibuka kotak-kotaknya. Dia pun enggak lihat barangnya apa. Tidak ada daftar," kata Vebe. 

Hifni Hasan yang menjadi Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) era Menpora Suryo membenarkan pernyataan Veve.

Menurutnya, karena tidak ada daftar dan tanda terima barang-barang tersebut, Roy Suryo mengembalikan barang-barang itu ke gedung Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP-PON) di Cibubur, Jakarta Timur.

"Kan (ketika barangnya) datang nggak ada daftarnya. Ya dibalikin lah," kata Hifni.

Halaman
1234
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved