Empat Jalur Rel Kereta Akan Diaktifkan Kembali, Termasuk Bandung-Ciwidey

Terlebih, dalam hal penertiban warga yang menempati lahan sekitar rel yang sejak puluhan tahun tidak aktif tersebut.

Empat Jalur Rel Kereta Akan Diaktifkan Kembali, Termasuk Bandung-Ciwidey
Istimewa
(ilustrasi) Sejumlah petugas menambal landasan batu kricak di jalur kereta api Cirebon - Jawa Tengah, Senin (26/2/2018) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Empat jalur kereta di Jawa Barat segera direktivasi, yakni Banjar-Pangandaran-Cijulang-Parigi, Cibatu-Garut-Cikajang, Bandung-Dayeuhkolot-Banjaran-Ciwidey, dan Rancaekek-Tanjungsari.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro, mengatakan pihaknya meminta dukungan Pemerintah Provinsi Jabar dalam melakukan reaktivasi keempat jalur tersebut.

Terlebih, dalam hal penertiban warga yang menempati lahan sekitar rel yang sejak puluhan tahun tidak aktif tersebut.

"Kami memohon dukungan Gubernur sepenuhnya karena ini rencana pemerintah. Tidak ada pembebasan lahan karena jalurnya ada, yang ada penertiban dengan komunikasi yang baik," kata Edi di Gedung Sate, Rabu (12/9).

Edi mengatakan tengah mengevaluasi dari keempat jalur tersebut, manakah di antaranya yang dapat segera direalisasikan.

Keempat jalur ini akan sangat penting dalam transportasi orang maupun barang.

"Tadi tergambar, jalur Pangandaran ingin cepat direaktivasi, juga ingin jalur Garut cepat karena Garut banyak menghasilkan komoditas. Kita cari solusi reaktivasi ini untuk sama-sama mengangkat potensi daerah masing-masing," katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, mengatakan jalur Pangandaran kemungkinan paling mudah direaktivasi karena baru sedikit bangunan yang didirikan di atas kawasan relnya.

Prediksi Pertandingan Persib Bandung vs Arema FC, Sore Ini

TGB Sayangkan SBY Diberi Kabar Hoax Pencopotan Prasasti di Bandara Lombok

"Di sisi lain di Jalur Bandung-Ciwidey perlu ada sosial lebih banyak. Karena banyak permukiman di jalur ini. Gubernur akan mencarikan solusi apakah ada pemindahan ke rumah susun," katanya.

Jalur Bandung-Ciwidey, katanya, akan sangat bermanfaat untuk transportasi warga yang selama ini menggunakan jalur Kopo, Dayeuhkolot, atau Bojongsoang, yang kerap macet. Dengan kereta ini, warga selatan Bandung ini akan lebih cepat sampai pusat kota atau sebaliknya.

Dedi mengatakan Gubernur pun menginginkan tambahan stasiun di kawasan perumahan dan wisata. Diperkirakan peminat kereta Metro Bandung ini akan banyak, termasuk Rancaekek-Tanjungsari.

Berdasarkan studi, katanya, jalur Bandung-Ciwidey, akan dibangun menggunakan rel elevated atau di atas tanah menggunakan tiang-tiang. Hal ini disebabkan sudah banyak perlintasan yang dibangun di jalur tersebut. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved