Roy Suryo Tidak Hadir di Mediasi Bersama Kemenpora, Tigor Sebut Sudah Kembalikan Uang 2 Kali

Tigor mengatakan bahwa dalam mediasi dengan Kemenpora ini, akan dibicarakan jumlah barang yang diminta dikembalikan karena milik negara.

Roy Suryo Tidak Hadir di Mediasi Bersama Kemenpora, Tigor Sebut Sudah Kembalikan Uang 2 Kali
KOMPAS.com/Irfan Maullana
Roy Suryo 

TRIBUNJABAR.ID - Mediasi antara Roy Suryo dan Kemenpora terkait Barang Milik Negara (BMN) yang belum dikembalikan diadakan hari ini.

Dilansir dari TribunWow Rabu (12/9/2018), hal tersebut seperti yang tampak dari siaran Kompas Petang yang ditayangkan KompasTV pada Selasa (11/9/2018).

Namun melalui kuasa hukumnya, Tigor Simatupang mengatakan bahwa Roy Suryo tidak hadir dalam mediasi dengan Kemenpora dikarenakan masih berada di Yogyakarta.

Menurut kuasa hukum Roy Suryo, mediasi akan dilaksanakan di Kementrian Pemuda dan OIahraga Jakarta pada hari Rabu (12/9/2018).

“Mereka sudah kasih undangan iya besok (Rabu),” ujar Tigor Simatupang

Tigor mengatakan bahwa dalam mediasi dengan Kemenpora ini, akan dibicarakan jumlah barang yang diminta dikembalikan karena milik negara.

Padahal menurut Tigor, Roy Suryo sudah dua kali mengembalikan barang milik negara pada tahun 2014 dan 2016.

Kuasa Hukum Roy Suryo juga mengatakan tidak tahu kapan mediasi antara pihak Roy Suryo dan Kemenpora akan selesai karena jumlah barang milik negara yang dituduhkan oleh BPK sangat banyak.

“Kita lihat besok bagaimana, segitu banyak barang yang dibicarain, kalau dibilang harus satu minggu selesei kita ga tau juga, barangnya banyak loh,” tambah Tigor Simatupang.

Berdasarkan surat yang dilayangkan oleh Kemenpora ada 3226 barang milik negara yang masih berada di Roy Suryo.

Barang milik negara itu diantaranya 11 unit dongkrak seharga masing-masing Rp 500 ribu, lalu 5 unit powerbank 7000 MAH merk Sony dengan harga masing-masing Rp 835 ribu, satu buah toa megaphone seharga Rp 630 ribu dan jet pump Sanyo seharga 20 juta 50 ribu.

Menpora Imam Nahrawi mengatakan total Barang Milik Negara yang diduga masih berada di Roy Suryo sekitar Rp 8 hingga Rp 9 miliar.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto berharap mediasi antara Roy Suryo dan Kemenpora akan membuahkan hasil yang baik.

Agus mengatakan, jika polemik antara  Roy Suryo dan Kemenpora tidak selesai, Partai Demokrat khawatir akan berdampak pada Partai Demokrat di tahun poltik saat ini.

“Kasusnya pak Roy Suryo ini harus kita selesaikan secepatnya dan sebenar-benarnya, apalagi sekarang ini tahun politik, semua masalah sedikit kan bisa berimbas pada partai sehingga memang seluruhnya mempunyai kesepakatan bahwa ini memang harus diseleseikan secepatnya,” Tutur Agus Hermanto. (TribunWow.com/Gigih Prayitno)

Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved