Segini Kuota Lowongan CPNS di Kota Cimahi, Ada Formasi bagi Difabel

Ia mengatakan, hal tersebut harus dibuktikan dengan kartu kepesertaan tes dan harus sudah sarjana sebelum pendataan.

Segini Kuota Lowongan CPNS di Kota Cimahi, Ada Formasi bagi Difabel
instagram
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Kota Cimahi mendapatkan jatah sebanyak 240 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 dari 250 CPNS yang diajukan Pemerintah Kota Cimahi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) RI.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembukaan dan pendaftaran CPNS akan dibuka pada 19 September mendatang dan pendaftaranya melalui sistem online.

Kepala Badan Pengelolaan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi , Hardjono, mengatakan, dari 240 formasi tersebut diperuntukan untuk guru SD yang mencapai 195 bagi tenaga kesehatan seperti dokter spesialis, bidan dan perawat mencapai 28 formasi.

"Selain itu ada 13 tenaga teknis terdiri dari D3 dan S1 arsitek, teknik sipil lingkungan dan planologi," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (11/9/2018).

Bobotoh Diminta Penuhi Stadion GBLA Meski Laga Persib Vs Arema FC Tak Digelar Akhir Pekan

BREAKING NEWS: Wanita Pegawai Bank Pemerintah Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Lembang

Bahkan lanjut Hardjono, ada empat formasi khusus bagi Honorer Kategori 2 untuk guru.

"Jadi totalnya 240 CPNS, tetapi untuk guru honorer K2 tetap harus mengikuti seleksi umum seperti pelamar lainnya," katanya.

Sementara persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh guru honerer K2 tersebut, kata Hardjono, usia maksimal harus 35 tahun per 1 Agustus mendatang dan pernah mengikuti tes CPNS pada tahun 2013.

Ia mengatakan, hal tersebut harus dibuktikan dengan kartu kepesertaan tes dan harus sudah sarjana sebelum pendataan.

Sesuai intruksi Menpan RB, kata Harjono, pihaknya juga akan menyediakan formasi bagi difabel dan peraih cumlaude.

"Tapi formasi itu saat ini masih kita dibahas. Kita sedang memformulaiskan mana yang cocok untuk memfasilitasi difabel dan yang punya kemampuan di atas rata-rata," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved