Serba Serbi Tribun

Lubang Sedalam 6 Meter Muncul di Persawahan Sukabumi, Berikut Fakta yang Terungkap

Sejak awal kemunculannya, sejumlah warga pun terus berdatangan ke lokasi lubang akibat tanah amblas tersebut karena penasaran.

Istimewa
Tim Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL), Badan Geologi saat meninjau lokasi amblasan tanah di areal sawah milik warga Kampung Legoknyenang, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (9/9/2018). 

Berdasarkan pengamatan tim PATGL di lapangan, penyebab terjadinya amblasan itu adalah adanya terowongan yang melintas tepat di bawah lubang amblasan.

Terowongan itu, kata Rustam, kondisinya tanpa konstruksi penguat pada dinding dan atapnya.

Jadi, dinding dan atap terowongan tanah tersebut sedikit demi sedikit tergerus oleh aliran air sehingga menyebabkan adanya rongga bawah tanah yang semakin membesar dan tidak kuat menahan beban tanah di atasnya.

Selain itu, tanah di atasnya juga mengalami penambahan tingkat kejenuhan tanah akibat mulai turunnya hujan.

5. Berada pada Tanah atau Batuan Lapuk

Lokasi lubang itu, tanah atau batuannya umumnya kondisinya lapuk sekali.

"Berdasarkan Peta Geologi Regional Lembar yang disusun Effendi pada 1998, lokasi amblasan berada pada formasi batuan Gunung Api Gede, yang tersusun dari litologi breksi tufan dan lahar, andesit dengan oligoklas-andesin, piroksen, dan banyak sekali hornblende, tekstur seperti trakhit," kata Rustam.(*)

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved