Selasa, 7 April 2026

Indahnya Desain Elegan Seperti Putri Kerajaan Karya Deceu Suzan

Lagu Banda Neira berjudul Badai Tuan Telah Berlalu langsung dimainkan ketika parade fesyen desainer Deceu Suzan di main atrium 23 Paskal Shopping Cent

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/ Putri Puspita
Fashion Parade karya desainer Deceu Suzan dengan tema Opulent 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Lagu Banda Neira berjudul Badai Tuan Telah Berlalu langsung dimainkan ketika parade fesyen desainer Deceu Suzan di main atrium 23 Paskal Shopping Centre berlangsung.

Para model melangkah maju ke area panggung menunjukkan busana dari desainer asal Bandung yang bertema Opulent.

Nuansa hangat, lembut, dan tampak feminim terlihat jelas dari pakaian yang ditampilkan di acara 23 Fashion District, Minggu (9/9/2018).

Deceu Suzan mengatakan di Indonesia, warna ungu lebih identik sebagai warna janda dan jomblo.

Menurutnya, jika dilihat dari segi sejarah dan psikologis, warna ungu merupakan warna kaum bangsawan di zaman kekuasaan Ratu Elizabeth I, karena terlihat elegan dan anggun.

"Dari segi spiritual, warna ungu merupakan unsur dari batu alam Amethyst yang dipercaya dapat memberikan kedamaian, keseimbangan dan ketenangan batin," ujar Deceu Suzan.

Fashion Parade karya desainer Deceu Suzan dengan tema Opulent
Fashion Parade karya desainer Deceu Suzan dengan tema Opulent (Tribun Jabar/ Putri Puspita)

Bocah Berseragam SD Menangis Sambil Cium Tangan Polisi Gara-gara Naik Motor dan Kena Tilang

Pelatih Persipura Jayapura Sebut Mutiara Hitam Usung Misi Bangkit Pascajeda Panjang

Fashion Parade karya desainer Deceu Suzan dengan tema Opulent
Fashion Parade karya desainer Deceu Suzan dengan tema Opulent (Tribun Jabar/ Putri Puspita)

Deceu yang memiliki ciri khas menggunakan warna lembut mengaplikasikan warna ungu mauve dan lilac pada delapan busana dengan potongan longgar dan memanjang.

Kesan bersih dan minimalis ditampilkan dari gaya busananya yang menggunakan bahan-bahan transparan dan lembut semisal kain sutra tipis (chiffon), sutra, tule, dan organza.

Busana dengan potongan longgar ini tampak elegan seperti seorang ratu kerajaan ketika digunakan oleh para modelnya.

Apalagi tatanan rambutnya sangat cocok ketika dibuat tergerai panjang.

"Untuk menambah tekstur keindahannya, setiap busana saya beri detil sulam benang dan payet yang dikerjakan secara handmade," ujarnya.

Koleksi ini cocok untuk wanita modern yang ingin terlihat cantik dan elegan tanpa harus berlebihan.

Lubang Sedalam 6 Meter Muncul di Persawahan Sukabumi, Berikut Fakta yang Terungkap

Jual BBM Bersubsidi ke Industri di Cirebon, Direktur PT Ferse Mandiri Sejahtera Diamankan

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved