Terpopuler

5 Fakta Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Sukabumi, Sopir Bus Sudah Diperingatkan dan Daftar Korban

Kecelakaan maut di Sukabumi, tepatnya di Kampung Batnarselang RT 02/11, Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang menelan 21 korban jiwa.

Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Proses Evakuasi Bus Maut di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Minggu (9/9/2018) 

TRIBUNJABAR.ID - Kecelakaan maut di Sukabumi, tepatnya di Kampung Batnarselang RT 02/11, Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang menelan 21 korban jiwa.

Bus tersebut mengangkut puluhan karyawan PT Catur Putra Group ke lokasi wisata arung jeram di wilayah Cikidang. Namun, nahas keriangan berubah menjadi petaka.

Bus oleng di tikungan letter S kemudian jatuh terguling ke dalam jurang sedalam 15 meter.

"Korban meninggal dunia sebanyak 21 orang, luka berat sebanyak 14 orang, dan luka ringan sebanyak 2 orang.," kata Kombes Pol Trunoyudo melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (8/9/2018).

 Bus Maut di Sukabumi Tak Uji Berkala KIR Selama Dua Tahun

Kecelakaan tersebut kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan jenis Mitsubishi Bus Jakarta Wisata Transport bernomor polisi B 7025 SGA yang membawa 35 orang penumpang.

Berikut Tribun Jabar merangkum sejumlah fakta dari kecelakaan maut tersebut :

1. Kronologi Kecelakaan

Trunoyudo menjelaskan kecelakaan tersebut bermula ketika kendaraan tersebut melaju dari arah Cikidang menuju Pelabuhanratu.

Tiba di lokasi, saat melalui jalan yang berkelok-kelok dan menurun, diduga pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraan karena kurang memahami medan jalan, sehingga terperosok ke jurang dengan ketinggian 31 meter.

Pihak Kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Posko DVI juga telah didirikan di RSUD Pelabuhanratu, Sukabumi.

2. Tertinggal dari Rombongan

Rencananya, rombongan ini akan melaksanakan gathering perusahaan di operator arung jeram Bravo Adventure Camp di Cikidang.

"Semuanya ada empat bus, tiga bus sudah duluan.," kata pengawal kendaraan dari Bravo, Dendi Kinong (45) kepada Kompas.com, di RSUD Palabuhanratu, Sabtu siang.

Dia mengatakan, bus yang mengalami kecelakaan ini merupakan bus rombongan terakhir yang bergerak dari arah Cibadak menuju Cikidang.

3. Sopir Sudah Diperingatkan

Dendi yang bertugas mengawal rombongan ini sempat memperingatkan kepada para sopir untuk berhati-hati, termasuk sopir bus yang mengalami kecelakaan.

Saya memberikan pengarahan dan langsung mengawal dalam perjalanan dengan mengendarai motor, namun sebelum ke tempat kejadian bus tersebut hendak nyalip motor di turunan letter S.

Saat itu jarak motor yang saya kendarai dengan bus sekitar kurang lebih 200 meter dan bus tersebut masuk ke jurang," katanya.

Menurutnya, ia sudah mengingatkan kepada sopir bus untuk berhati-hati, karena ada jalan menunun dan curam.

"Pas mau masuk ke Bravo, itu ada turunan. Saya sudah ingatkan. Hati-hati Pak. Sopir bilang, "oke". Tiba-tiba bus loncat dan masuk jurang," kata Dedi Kinong.

4. Pesan Terakhir

Deden seorang karyawan dan kerabat korban mengaku, beberapa saat sebekum bus trguling a masih berkomunikasi dengan Enday yang berada di bus tersebut.

"Masih kontak sama Enday masih komunikasi pukul 12.00 WIB siang tadi," katanya.

Namun setelah itu, kata Deden, komunikasi dengan kerabatnya itu sudah tidak ada lagi.

"Iya keluarga juga mitra bisnis juga, tadi siang itu kontak lewat WhatsApp, katanya masih ada tagihan nih Rp 600 ribu bisa enggak, saya jawab bisa, namanya kan rekan bisnis, sudah itu enggak ada kontak lagi," katanya.

5. Belum Uji KIR Selama 2 Tahun

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mengatakan bus wisata maut yang menewaskan 21 orang penumpang diketahui belum melakukan diuji kelayakan kendaraan selama dua tahun.

"Mobil bus wisata ini diketahui belum melakukan uji kelayakan kendaraan selama dua tahun," ujar Budi saat meninjau lokasi kecelakaan di turunan Letter S di Kampung Ciareuy, Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Minggu (9/9/2018).

Budi memperingatkan keras para pemilik PO wisata agar rutin memeriksakan kendaraannya. Ia juga mengatakan akan membuat regulasi baru terkait hal tersebut.

6. Nama Korban

Berikut 21 nama-nama korban kecelakaan bus di Sukabumi yang meninggal dunia :

1.Masikun Rochman
2.Muhamad Darwis
3.Syahrudin
4.Taghrit Daulat
5.Budi Supriadi
6.Fajar
7.Ai Jubaedah
8,Prayitno
9.Galih Nurhadi
10.Agus Syamsudin
11.Santika Rapika
12.Dony Andy Pradana
13.Nurul Sobah
14.Dadan
15.Remon
16.Kustiawati
17.Romli
18.Dadan
19.Sri
20.M Asari Sibolga
21.Arman Hermawan

(Tribun Jabar/Yudha Maulana)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved