Asian Para Games 2018

Sebanyak 8 Venue di Gelora Bung Karno Digunakan Asian Para Games 2018

Tempat penyelengaraan pertandingan atau arena (Venue) Asian Para Games 2018 tidak hanya terfokus di area Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Sebanyak 8 Venue di Gelora Bung Karno Digunakan Asian Para Games 2018
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Foto udara Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dengan penerangan lampu di Senayan, Jakarta, Selasa (8/8/2017). Progres renovasi SUGBK telah mencapai 82 persen dan ditargetkan selesai pada Oktober 2017. 

TRIBUNJABAR.ID – Tempat penyelengaraan pertandingan atau arena (Venue) Asian Para Games 2018 tidak hanya terfokus di area Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Kelengkapan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas merupakan salah satu faktor penunjukkan venue tersebut.

“Asian Para Games ada 19 venue, kawasan GBK ada delapan, sebelas lagi ada di luar GBK,” kata Direktur Divisi Sport Inapgoc, Fanny Irawan, Jumat (7/9/2018).

“Tidak semua kawasan GBK bisa memenuhi keinginan kami untuk pertandingannya. Bisa karena fasilitas juga, tapi lebih utama kan di kawasan GBK cuma berapa ada panahan, atletik, renang, bukutangkis, tenis indoor untuk sitting voleyball, lapangan tembak, basket,” sambungya.

Diduga Alami Depresi, Pemuda Asal Cirebon Mencoba Bunuh Diri di Sutet

Aliran Listrik di Stasiun Cikudapateuh Sempat Padam, Aktivitas Diklaim Tidak Terganggu

Sementara itu, mengenai penggunaan venue, Fanny menjelaskan bahwa venue yang berada di GBK bisa digunakan pada pertengahan bulan ini, sedangkan yang di area luar GBK bisa digunakan pada 25 september.

“Kalau kawasan GBK tanggal 15 sudah bisa, kalau di luar GBK tergantung, kalau venuenya punya Pemda DKI, contoh GOR Jakarta Utara untuk boccia itu sih kapan pun sudah bisa, GOR POPKI itu juga, tapi yang tidak fleksibel itu yang swasta, karena ada hitungannya,”

“Rata-rata venue yang di luar GBK di atas tanggal 25 September, nah kalau yang swasta contoh seperti Balai Kartini, Balai Sudirman itu kan mereka masih ada acara lainnya, nah jadi kami harus menyesuaikan dengan jadwal mereka. JIEXPO Kemayoran juga, blind judo akan main di situ, tapi kan sekarang kita tidak bisa langsung gunakan karena mereka punya jadwal disewakan,” paparnya.

Seperti diketahui, seluruh atlet difabel Indonesia kini tengah menjalani pemusatan latihan di Kota Solo. Rencananya, mereka akan ke Jakarta pada pertengahan bulan ini untuk menjajal dan beradaptasi dengan venue.

Asian Para Games 2018 akan terselenggara pada 6-13 Oktober 2018 di Jakarta. Sebayak 41 negara ikut ambil bagian dalam ajang yang mempertandingkan 18 cabang olahraga ini.  (Tribunnews/Abdul Majid)

Naskah Kuna Beracun, Dari yang Muntah Darah Hingga Meninggal Akibat Membuka Naskah Tersebut [VIDEO]

Lagu #2019GantiPresiden Punya Tandingan, Judulnya Aku Gak Mau Ganti Presiden, Begini Liriknya

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved