Rupiah Anjlok, Omzet Umrah Salam Tour Cirebon Turun 30 Persen
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menyentuh Rp 15 ribu. Akibatnya, sejumlah sektor pun . . .
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menyentuh Rp 15 ribu.
Akibatnya, sejumlah sektor pun terdampak anjloknya rupiah, termasuk biro perjalanan umrah.
Pemilik Salam Tour, Dede Muharam, mengakui adanya penurunan omzet.
• Dapat Dukungan Lewat ARBI, KH Maruf Amin: Jangan Merasa Cukup
"Dari catatan kami, penurunannya itu mencapai 30 persen," kata Dede Muharam saat ditemui di kompleks Andalus City, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (6/9/2018).
Dede mengatakan, secara global biaya umrah biasa menggunakan kurs dolar.
Namun, para jemaah akan membayar menggunakan rupiah sesuai hasil kalkulasi nilai tukarnya saat itu.
Pilih Jokowi atau Prabowo di Pilpres 2019, Ini Jawaban Mahfud MD https://t.co/IVVbAJo9NU via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) September 6, 2018
Jika dolar naik, maka biaya umrah pun naik, begitu juga sebaliknya saat dolar turun.
"Beberapa fasilitas juga dibayar menggunakan dolar, maka patokan biayanya juga dolar," ujar Dede Muharam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pemilik-salam-tour-dede-muharam_20180906_202432.jpg)