Jembatan Cipaku Muncul Lagi, Warga Kenang saat Pembuatannya Tahun 1953 Silam

Ini karena Jembatan Cipaku tersebut tetap bertahan dan tidak ambruk meski sudah tergenang air Waduk Jatigede.

Jembatan Cipaku Muncul Lagi, Warga Kenang saat Pembuatannya Tahun 1953 Silam
seli andina/tribunjabar
Sebuah jembatan di bekas Desa Cipaku, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang. Jembatan ini muncul kembali saat air Bendungan Jatigede surut. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sebuah jembatan di bekas Desa Cipaku, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, menjadi kesayangan warga Desa Cipaku yang kini audah pindah ke berbagai tempat.

Ini karena Jembatan Cipaku tersebut tetap bertahan dan tidak ambruk meski sudah tergenang air Waduk Jatigede.

Kini, saat Waduk Jatigede surut sejauh 300 meter akibat musim kemarau, Jembatan Cipaku kembali muncul.

"Jembatan ini bapak dan warga Cipaku lain buat pada 1953," ujar Miska (81), ketika ditemui Tribun Jabar Rabu (5/9/2018).

Miska bercerita, jembatan tersebut dibuat secara gotong royong oleh warga Cipaku pada 1953 untuk memudahkan warga desa mengangkut hasil panen.

Warga, lanjut Miska, saat itu bersama-sama mengumpulkan batu-batu dan kayu untuk membuat jembatan tersebut.

Tak hanya Miska, Uum (73), warga Cipaku yang kini pindah ke Pakualam, mengaku selalu merasakan perasaan kangen saat melihat jembatan tersebut.

Dua Pekan Lagi Status Komedian Sule Diputuskan, Masih Suami atau Duda

Korupsi Massal di DPRD Malang, KPK: Ini Persoalan Integritas

"Ada rasa was-was, dulu mah selalu dilewati, sekarang mah dilihat juga hanya saat waduk surut," ujar Uum.

Uum mengaku bersyukur, meski sudah terendam cukup lama, namun saat air surut, tak sedikit pun bentuk jembatan tersebut berubah.

"Batunya tidak berubah, kayunya juga hanya mungkin sedikit lebih lapuk kalau kayu, kan lama direndam di air," ujar Uum.

Miska dan Uum berharap jembatan tersebut tidak akan berubah meski terendam air lama.

"Itu satu dari sedikit pengingat kita kalau kita pernah punya kampung halaman, walau sekatang sudah tidak ada," ujar Uum.(*)

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved