Breaking News:

Bantal Unik yang Diproduksi di Kosambi Bandung Ini Sudah Tembus ke Mancanegara

Sebelum saya memutuskan usaha bantal ini, saya mengalami kerugian karena jualan gorden terkena musibah kemalingan ludes semua

Penulis: Ery Chandra | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Ery Chandra
Owner Bizzarpillow, Gustaf Gurnadi tengah berpose sembari memegang bantal berbentuk pisang dan telur, dilokasi pembuatan bantal, Kota Bandung, Rabu (5/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ide bisnis bisa datang dari mana saja. Satu di antaranya, jeli melihat peluang ketika mengalami kegagalan berbinis.

Pemilik Bizzarpillow, Gustaf Gurnadi (38) pun mengembangkan bisnis bantal sejak enam tahun lalu secara otodidak. Bisnisnya ini fokus pada pembuatan bantal yang cukup unik dengan berbagai model dan ukuran jumbo tak lazim.

Selama ini, ia merasa bantal yang ada modelnya itu-itu saja. Agar terlihat enak dipandang dan lebih nyaman saat dipakai, Gustaf menciptakan bantal khusus yang bisa digunakan juga sebagai aksesoris. Bedanya dengan bantal biasa, Gustaf menciptakan karakter unik di setiap bantal tersebut.

Rupiah Terpuruk, Money Changer Ramai oleh Penukar Dolar AS

"Sebelum saya memutuskan usaha bantal ini, saya mengalami kerugian karena jualan gorden terkena musibah kemalingan ludes semua. Kemudian saya memulai usaha ini dari rumah mertua," ujar Gustaf, di Jalan Cipaera Selatan, Kosambi, Kota Bandung, Rabu (5/9/2018).


Pria asal Sukabumi itu mengatakan membuat bantal dimulai dengan mencoba sendiri dan mempelajari berbagai jenis bantal yang ada dari berbagai negara melalui internet.

"Awal membuat sendiri bentuk bantal foto. Yakni bantal dengan tampilan foto yang diinginkan," ujar Gustaf seraya mengaku pembuatan bantal unik itu satu-satunya di Kota Bandung.

Gustaf menuturkan bantal yang dibuat hingga kini mulai dari berbagai bentuk menyerupai buah-buahan seperti pisang, jeruk, semangka, melon, durian, buah naga, stroberi dan segala jenis buah lainnya. Telur, cabe, nasi padang, mie, jenis bumbu-bumbu. Serta jenis produk makanan ringan lainnya.


"Pokoknya permintaan sesuai selera pemesan bisa kami buat berbentuk bantal," kata pria lulusan SMA tersebut.

Ayah dari dua orang anak itu mengatakan bantal yang dibanderol mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 475 ribu itu telah dipesan dari berbagai kota-kota di Indonesia. Bahkan hingga menarik minat pembeli dari mancanegara yang memesan produk buatan tangan tersebut.

"Mulai dari perorangan yang memesan dari seluruh Indonesia, toko-toko, perkantoran, Bank, Show Room mobil dan motor, pabrik, hingga berbagai Instansi pemerintahan seperti PLN di Papua. Dari luar negeri seperti negara Singapura, Brunei, Malaysia, Taiwan, Jepang, Belanda dan lainnya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved