Bank Bukopin

Bank Bukopin Terus Kembangkan Layanan Berbasis Digital

PT Bank Bukopin Tbk (Bank Bukopin) terus mengoptimalkan produk dan layanan. Sebagai bank yang fokus pada segmen ritel yang terdiri dari segmen mikro,

Bank Bukopin Terus Kembangkan Layanan Berbasis Digital
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
BANK BUKOPIN DAN KB FINANCIAL GROUP BERSINERGI - Direktur Utama Bank Bukopin, Eko Rachmansyah Gindo (tengah) didampingi jajaran pimpinan memberikan paparan saat Public Expose Marathon pada Investor Summit 2018 di Hotel Luxton, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Selasa (4/9). Bank Bukopin memaparkan rencana bisnisnya, di antaranya bersinergi dengan KB Financial Group, menyusul masuknya kelompok perusahaan keuangan asal Korea tersebut sebagai salah satu pemegang saham Bank Bukopin. 

BANDUNG, TRIBUN ‑ PT Bank Bukopin Tbk (Bank Bukopin) terus mengoptimalkan produk dan layanan. Sebagai bank yang fokus pada segmen ritel yang terdiri dari segmen mikro, UKM, dan konsumer, Bank Bukopin mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya mengoptimalkan produk dan layanan berbasis digital.

"Implementasi teknologi informasi pada produk dan layanan perseroan merupakan bagian dari strategi pertumbuhan perseroan untuk jangka panjang," kata Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk, Eko Rachmansyah Gindo pada acara Investor Summit 2018 yang diadakan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Selasa (4/9).

Menurutnya, produk dan layanan berbasis digital juga untuk meningkatkan daya saing perseroan dan memberikan layanan optimal kepada nasabah. Beberapa produk dan layanan berbasis teknologi yang terus dipacu adalah layanan aplikasi perbankan digital Wokee, modernisasi Payment Point Online Bank (PPOB) melalui jaringan BukopinNet serta membangun sinergi dengan startup fintech melalui BNV Labs.

Dengan jaringan luas mencakup 24 dari 34 provinsi di Indonesia, dari kota besar hingga pedesaan, Bukopin memiliki PPOB dan membangun kerja sama dengan koperasi‑koperasi di Indonesia untuk memperkuat posisinya di segmen mikro dan UKM. "Kami telah mencanangkan strategi peningkatan pertumbuhan melalui tiga kata kunci, yakni kualitas, efisiensi, dan digitalisasi. Optimalisasi layanan berbasis digital merupakan bagian dari strategi itu," katanya.

Pada semester I/2018 Bukopin mencatat kinerja positif. Laba bersih perseroan sebesar Rp 260 miliar atau tumbuh 84,99 persen (yoy) dibandingkan periode sebelumnya Rp 141 miliar. Dengan kinerja positif itu, pihaknya optimistis target perseroan tahun ini dapat tercapai terlebih dengan berbagai langkah strategis yang disiapkan perseroan.

Salah satunya, Bank Bukopin dan KB Financial Group siap mengembangkan sinergi bisnis menyusul masuknya kelompok perusahaan keuangan asal Korea tersebut sebagai salah satu pemegang saham Bank Bukopin.

Rencana sinergi dibahas dalam pertemuan antara manajemen kedua perusahaan di kantor pusat KB Financial Group di Seoul, Korea, pekan lalu. Dalam pertemuan itu manajemen Bank Bukopin antara lain diwakili Direktur Utama Eko Rachmansyah Gindo, Direktur Operasi dan Teknologi Informasi Adhi Brahmantya, dan Direktur Keuangan & Perencanaan M. Rachmat Kaimuddin. Dari Kookmin hadir CEO KB Financial Group, CEO KB Kookmin Bank, serta jajaran manajemen anak perusahaan KB Financial Group lainnya.

Eko mengatakan, sebagai bank terbesar di Korea, KB Kookmin Bank mempunyai basis kekuatan pada sejumlah produk, layanan dan infrastruktur. "Yang kami lihat paling memungkinkan untuk disinergikan dengan Bank Bukopin dalam waktu dekat adalah kerja sama dalam empat bidang, yaitu pengembangan sistem untuk produk dan layanan kredit konsumer, perbankan digital dan teknologi informasi, bisnis perbankan internasional, serta penyempurnaan manajemen risiko dan kepatuhan," katanya.

Ia mengatakan, sinergi bisnis antara kedua perusahaan sangat memungkinkan mengingat kedua institusi sama‑sama memiliki fokus pada segmen ritel. KB Financial Group merupakan perusahaan induk dari KB Kookmin Bank. Perusahaan itu resmi masuk menjadi salah satu pemegang saham Bank Bukopin setelah mengikuti Penawaran Umum Terbatas IV tahun 2018. Kookmin memiliki 22 persen saham Bank Bukopin. (adv/siti fatimah)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Darajat Arianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved