Masih 24 Tahun, Benny Moerdani Tangkap Komandan Kopassus Gara-gara Rencana Penculikan AH Nasution

Benny Moerdani yang masih perwira berusia 24 tahun itu nekat mendatangi acara yang dihadiri oleh petinggi tentara.

Kolase Tribun Jabar/Intisari
Benny Moerdani 

TRIBUNJABAR.ID - Pada 7 November 1956, Kolonel Abdul Haris Nasution diangkat kembali menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Kolonel Abdul Haris Nasution menjabat Kepala KSAD menggantikan Bambang Sugeng.

Sebelumnya, AH Nasution sempat menjabat Kepala KSAD namun dicopot setelah mengarahkan meriam ke Istana Negara.

Pengangkatan kembali AH Nasution membuat Kolonel Zulkifli Lubis tak senang.

Ia mencanangkan rencana menculit AH Nasution untuk memaksa pemerintah mengganti pemimpin militer dan membubarkan parlemen.

Melansir dari buku Benny Moerdani yang Belum Terungkap, Zulkifli Lubis tidak bergerak sendiri.

Ia secara diam-diam menjalin kontak dnegan perwira Divisi Siliwangi.

Tak hanya itu, Zulkifli Lubis berhasil membujuk Mayor Djaelani, Komandan RPKAD (sekarang dikenal dengan Kopassus) untuk bergabung.

Aloysius Sugiyanto yang saat itu mnejadi perwira kepercayaan Mayor Djaelani menceritakan proses Benny Moerdani yang menangkap Komandan Kopassusnya sendiri.

Saat itu, Benny Moerdani memimpin Kompi A.

Halaman
1234
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved