Ini Cara Menangani Korban yang Keracunan Susu Kedaluwarsa

Tulus menjelaskan penyebab para siswa alami muntah-muntah bisa disebabkan beberapa hal.

Ini Cara Menangani Korban yang Keracunan Susu Kedaluwarsa
shutterstock
Illustrasi. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Beberapa waktu lalu, puluhan anak di Ciputat, Tangerang Selatan, diduga keracunan susu kedaluwarsa.

Mereka mual, muntah-muntah dan sakit perut, setelah mengkonsumsi susu. Hasil pemeriksaan, beberapa susu yang diminum sudah melewati tanggal berlakunya alias kedaluwarsa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Tangsel, dr Tulus Muladiono, menjelaskan penyebab reaksi muntah-muntah tersebut dan penanganan yang harus dilakukan.

Tulus menjelaskan penyebab para siswa alami muntah-muntah bisa disebabkan beberapa hal.

Menurut dia reaksi mual dan muntah bisa terjadi karena para siswa belum terbiasa meminum susu tersebut, baru pertama kali, atau memiliki alergi dengan susu kemasan itu.

"Kan belum tentu suka. Ada yang biasa minum susu soya, minum susu ini," ungkap Tulus kepada TribunJakarta.com pada Minggu (2/9/2018).

Keasingan perut menerima zat tertentu bisa membuatnya menolak dan memuntahkan kembali.

Begini Proses Merajang Tembakau di Garut, Butuh Waktu 15 Hari Sebelum Rajangan Siap Dijual

Manajemen Persib Bandung Ingin Segera Kelola Stadion GBLA, Kuswara: Untuk Segala Kegiatan Persib

Dalam hal ini, orangtua dituntut aktif mengetahui segala informasi mengenai asupan yang dikonsumsi anaknya.

"Kondisi seperti ini, akhirnya pihak orang tua harus mendapat informasi yang jelas dulu. Misalnya anaknya tidak pernah minum susu sapi atau alergi, ketika diberikan dia akan menolak," beber dia.

Selain itu, pada kasus susu kedaluwarsa, Tulus menjelaskan ada dua kemungkinan yang terjadi pada zat susunya: kandungan susu rusak atau munculnya bakteri.

Halaman
12
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved