Asian Games 2018

Jokowi Minta Bonus untuk Atlet Asian Games Lebih Cepat Dicairkan

Percepatan pencairan Bonus itu dikatakan Menpora lantaran instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo yang harus dibayar secepatnya.

Jokowi Minta Bonus untuk Atlet Asian Games Lebih Cepat Dicairkan
(Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PB IPSI Prabowo Subianto bersama-sama memeluk atlet pencak silat putra Indonesia Hanifan Yudani Kusuma di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Rabu (29/8/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi memastikan bonus para pahlawan olahraga Indonesia dengan total raihan 89 medali (30 emas, 22 perak, 37 perunggu) akan segera dicairkan pekan depan.

Percepatan pencairan Bonus itu dikatakan Menpora lantaran instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo yang harus dibayar secepatnya.

“Biasanya dalam ajang multieven, seperti SEA Games, bonus dicairkan setelah seluruh rangkaian pertandingan hingga ASEAN Para Games (untuk penyandang disabilitas) selesai, yang kira-kira membutuhkan waktu kira-kira dua hingga tiga bulan”

“Namun, untuk Asian Games 2018 ini akan kami percepat, sesuai dengan instruksi dari Bapak Presiden Joko Widodo yang ingin bonus ini dicairkan sebelum keringat atlet mengering. Kami pastikan pekan depan bonus atlet peraih medali sudah cair, dan bonus ini diberikan baik bagi atlet maupun pelatih dan asisten pelatihnya,” jelas Menpora Imam Nahrawi.

Tak hanya itu, Menpora juga merincikan pemberian bonus yang akan diterima olah atlet, pelatih dan ofisial: Peraih Emas perorangan mendapatkan Rp 1,5 Miliar, Peraih Medali Emas untuk Pasangan/Ganda sebesar Rp 1 Miliar per atlet, dan Emas beregu Rp 750 juta Rupiah per atlet.

Peraih perak perseorangan mendapatkan Rp 500 juta, Perak untuk Ganda sebesar Rp 400 juta per atlet, dan perak beregu Rp 300 juta per atlet. Untuk peraih perunggu perseorangan mendapatkan Rp 250 juta, Perunggu Ganda Rp 200 juta Rupiah per atlet, dan peraih perunggu beregu sebesar Rp 150 juta per atlet.

Pemerintah juga akan memberikan bonus kepada pelatih dan asisten pelatih, dimana para pelatih perseorangan/ganda mendapatkan Rp 450 juta untuk emas, Rp 150 juta untuk perak, dan Rp 75 juta untuk perunggu. Para pelatih beregu mendapatkan Rp 600 juta untuk emas, Rp 200 juta untuk perak dan RP 100 juta untuk perunggu.

Setiap medali kedua dan seterusnya, para pelatih mendapatkan Rp 225 juta untuk emas, Rp 75 juta untuk perak, dan Rp 37,5 juta untuk perunggu. Untuk asisten pelatih perseorangan/ganda mendapatkan Rp 300 juta untuk emas, Rp 100 juta untuk perak, dan Rp 50 juta untuk perunggu.

Para asisten pelatih beregu mendapatkan Rp 375 juta untuk emas, RP 125 juta untuk perak, dan Rp 62,5 juta untuk perunggu. Setiap medali kedua dan seterusnya, para asisten pelatih mendapatkan Rp 150 juta untuk emas, Rp 50 juta untuk perak, dan Rp 25 juta untuk perunggu.

Menpora juga menegaskan seluruh bonus akan dikirim langsung ke rekening masing-masing dan nominal yang akan diterima adalah bonus bersih tanpa potongan pajak.

Selain berbentuk uang, bonus yang diberikan pemerintah kepada atlet juga berupa pengangkatan status sebagai Pegawai Negeri Sipil dan bonus rumah bagi setiap peraih medali.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul , http://www.tribunnews.com/pestaasia/2018/08/31/presiden-jokowi-perintahkan-bonus-atlet-asian-games-segara-dicairkan.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved