Kasus Begal di Bandung

Ridwan Kamil Minta Polisi Tembak di Tempat Para Begal yang Berkeliaran di Bandung

Ridwan Kamil meminta, polisi menembak pelaku di tempat. Hal itu dikatakan Ridwan menyusul tewasnya seorang mahasiswi yang meninggal akibat dibegal

Ridwan Kamil Minta Polisi Tembak di Tempat Para Begal yang Berkeliaran di Bandung
Tribun Jabar/Resi Siti Jubaedah
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil di Jalan Arjuna Kota Bandung, Rabu (22/8/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meminta agar pihak kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan.

Dia meminta, polisi menembak pelaku di tempat. Hal itu dikatakan Ridwan menyusul tewasnya seorang mahasiswi yang meninggal akibat menjadi korban pelaku kejahatan jalanan di Jalan Cikapayang, Kamis (30/8/2018). 

"Ya jangan macam-macam di Kota Bandung. Saya setuju ( begal) ditembak di tempat saja. Kepada kepolisian, urusan begal ini jangan dikasihani. Kalau memang secara aturan memungkinkan, jika itu diperlukan untuk tembak di tempat, saya setuju," ucap pria yang kerap disapa Emil saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Jumat (31/8/2018).

Emil menilai, para pelaku kejahatan jalanan mayoritas bukanlah warga Kota Bandung.

Dari Dibina PPLP Sampai Dapat Medali Asian Games, Wewey Harus Hadapi Tahapan Seleksi Ini

"Kalau melihat statistiknya hampir 2/3 (pelaku) bukan ber-KTP Bandung. Pelakunya itu menarget kota turis, kota wisata. Karena instrumen sosial warga Bandung mah sudah memadai, jadi itu menandakan ini kriminalitas murni," ungkapnya.

Emil menambahkan, aksi kejahatan jalanan merupakan sebuah dinamika di kota besar. Pemkot Bandung dan jajaran Polrestabes Bandung telah berupaya untuk menciptakan rasa aman untuk masyarakat melalui beragam program.

Ada Mobil Bisa Ganti Pelat Nomor Otomatis untuk Hindari Aturan Ganjil-Genap, Polisi Akan Buru

"Bahwa kejahatan itu memang dinamika dari sebuah kota metropolitan. Setiap ada hal negatif selalu kami respons. Kebutuhan 15 unit motor untuk URC buru sergap kami penuhi, cc-nya besar," kata dia.

Itu artinya, lanjut Emil, pemerintah dan polisi tak tinggal diam menyikapi persoalan tersebut. Apalagi bulan lalu, dia sempat hadir dalam acara ungkap kasus para pelaku kejahatan jalanan di Mapolrestabes Bandung.

Kisah Soeharto Ketika Tien Soeharto Meninggal, Mengusap Air Mata, Kok Tak Bisa Ditolong?

"Bulan lalu, ada 20-an lebih begal ditangkap menandakan ada proses. Hanya memang tidak 100 persen, namanya juga dinamika sosial. Yang penting kita terus tingkatkan. Polisi saya minta tingkatkan pengamanan, warga juga perlu waspada, termasuk ada tambahan CCTV dari kita," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ridwan Kamil: Begal di Bandung Ditembak di Tempat Saja..."

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved