Kamis, 7 Mei 2026

Asian Games 2018

Raih Medali Emas, Begini Prestasi Akademik Hanifan di Mata Pejabat Kampus STKIP Pasundan

Peraih medali emas Asian Games 2018 pada cabang pencak silat, Hanifan Yudani Kusumah ternyata prestasi akademiknya dinilai pihak Kampus STKIP Pasundan

Tayang:
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Theofilus Richard
Kompas.com, Tribunews, & Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Hanifan Yudani Kusumah bikin Jokowi dan Prabowo berpelukan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Peraih medali emas Asian Games 2018 pada cabang pencak silat, Hanifan Yudani Kusumah ternyata prestasi akademiknya dinilai pihak Kampus STKIP Pasundan dinilai cukup baik.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua II Bidang Keuangan dan SDM STKIP Pasundan Cimahi, Khaerul Syobar, saat ditemui di kampusnya, Jalan Permana Kota Cimahi, Jumat (31/8/2018).

"Nilai akademiknya tidak mengecewakan, apalagi dalam praktik olahraga yang merupakan basic-nya. Nilainya A, itu sudah sangat baik" katanya.

Saat kuliah, lanjut Khaerul, Hanifan memilih kuliah sore atau kelas karyawan, karena disibukan dengan berbagai aktvitas, khususnya dalam kegiatan pencak silat.

Liverpool Hadapi Jadwal Super Berat Selama September, 5 Tim Raksasa Menunggu

Dapat Anggaran Rp 42 Miliar tapi Sudah 8 Bulan DPRD Purwakarta Tak Menghasilkan Satupun Perda

Disinggung terkait apresiasi untuk Hanifan, Khaerul mengaku telah menyediakan penghargaan khusus, satu di antaranya adalah beasiswa.

"Jelas terkait apresiasi, kami sudah siapkan karena dia kan mahasiswa yang berprestasi dan bisa menjadi motivator untuk mahasiswa yang lainnya," kata Khaerul.

Kemungkinan, kata dia, penghargaan tersebut akan diberikan saat penyambutan Hanifan di Kampus STKIP Pasundan  pekan depan.

Menurutnya, bakat Hanifan di dunia pencak silat sudah terlihat sejak kecil. Hal itu diketahuinya saat ia menjadi pengurus IPSI Jawa Barat tahun 2002-2010.

Saat itu, kata Chaerul, ia sering melihat Hanifan dibawa kedua orang tuanya ikut berbagai event karena bakat Hanifan di dunia pencak silat merupakan keturunan dari kedua orang tuanya.

Ayah Haninfan yakni Sandi Wisnu, kata dia, saat ini menjadi satu di antara guru besar Paguron Tajimalela dan ibunya, Dewi, merupakan mantan atlet juara dunia pencak silat.

"Dulu satu organisasi dengan bapak dan ibunya Hanif. Dia Sejak kecil sudah mengenal silat, tiap event dibawa orang tuanya berlatih," katanya.

Untuk itu, pihaknya berharap prestasi membanggakan yang diraih Hanifan ini bisa menjadi motivator bagi mahasiswa STKIP Pasundan Cimahi untuk terus mengembangkan bakat di bidangnya masing-masing.

Awas! Buang Sampah Sembarangan di Kota Cirebon Bisa Kena Sanksi Pidana

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved