Nona Manis Dikurung Keluarganya Selama Lima Tahun di Sebuah Gubuk Berukuran 1x2 Meter

Dia dikurung bukan karena penyakit gangguan kejiwaan yang suka mengamuk atau mengganggu orang lain.

Nona Manis Dikurung Keluarganya Selama Lima Tahun di Sebuah Gubuk Berukuran 1x2 Meter
Farlin Addian/Tribun Sumsel
Gubuk tempat Nona Manis dikurung 

TRIBUNJABAR.ID - Nona Manis (90), seorang lansia  dikurung oleh keluarganya pada sebuah gubuk kecil berukuran 1x2 meter.

Gubuk itu terpisah dari keluarganya.

Cik Non sapaan nenek Nona Manis ini merupakan Suku Anak Dalam (SAD) yang tinggal di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.

Dia dikurung bukan karena penyakit gangguan kejiwaan yang suka mengamuk atau mengganggu orang lain.

Melainkan, wanita yang sudah tua renta tersebut memiliki penyakit akut yakni gangguan ingatan atau pikun.

Ia sering lupa jalan pulang saat berpergian sehingga dengan kondisi penyakit gangguan ingatan yang dideritanya membuatnya menghabiskan sisa umurnya dalam kurungan seperti tahanan.

Nenek Nona Manis ini dikurung di sebuah gubuk kecil dibawah pohon tidak jauh dari rumah anaknya sendiri yang sudah selama 5 tahun karena keluarganya takut hilang jika ditinggal dalam rumah.

"Kami terpaksa mengurungnya disini karena dia punya penyakit lupa ingatan," kata keponakannya, Japarin saat dibincangi Tribunsumsel.com.

Disampaikannya, sebelum dikurung dia tinggal dirumah dan pernah berkunjung ke rumah tetangga tapi saat pulang malah tidak tahu arah dan kebingungan bahkan sempat kearah yang salah, beruntung keluarga ada yang melihatnya langsung membawanya pulang.

"Dari kejadian itu kami menanyakannya kenapa pulang kearah lain, katanya dia lupa jalan pulang dan tidak tahu kearah mana sehingga asal jalan sajaemcari rumah," katanya.

Halaman
12
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved