Kondisi Kurang Sehat, Banyak Sopir Angkot Cimahi Tetap Menarik Penumpang

Sopir angkot di Kota Cimahi khususnya yang mangkal di terminal Pasar Antri, Jalan Sriwijaya, Kota Cimahi, dinilai masih banyak yang kurang sehat saat

Kondisi Kurang Sehat, Banyak Sopir Angkot Cimahi Tetap Menarik Penumpang
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Seorang sopir angkot saat diperiksa kesehatannya di Terminal Pasar Antri Cimahi, Jalan Sriwijaya, Kota Cimahi, Kamis (30/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Sopir angkot di Kota Cimahi khususnya yang mangkal di terminal Pasar Antri, Jalan Sriwijaya, Kota Cimahi, dinilai masih banyak yang kurang sehat saat menarik penumpang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Ranto Sitanggang, saat ditemui setelah pemeriksaan sejumlah sopir angkot di Terminal Pasar Antri, Cimahi, Kamis (30/8/2018).

"Masih banyak para sopir ini yang membawa kendaraan dalam kondisi kurang sehat. Kami hindari hal tersebut karena yang mereka bawa itu penumpang," katanya.

Untuk itu pihaknya terus mengupayakan kesehatan mereka agar tetap prima dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan, agar bisa membawa penumpang selamat sampai tempat tujuan.

"Sasarannya sopir angkot, tapi jika ada sopir angkot yang kurang enak badan silahkan melakukan pemeriksaan di sini, kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan," kata Ranto.

Disebut Masih Beracun, Sumur Upas di Keraton Kasepuhan Cirebon Dipastikan Aman Bagi Pengunjung

Kepala Bapas Bandung : Pollycarpus Itu Selalu Kooperatif dan Menunjukkan Sikap Terpelajar

Dari hasil pemeriksaan tersebut, lanjut Ranto, pihaknya menemukan sejumlah sopir yang tengah mengalami pusing dan batuk-batuk.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter dan perawat dari Dinkes Cimahi, para sopir yang mengeluhkan penyakitnya, langsung diberikan obat secara gratis.

Di tempat yang sama, seorang sopir angkot yang melakukan pemeriksaan, Dena (37), mengaku kerap mengalami pusing saat menarik penumpang karena kurang istirahat.

"Mungkin karena kurang darah juga. Saya kurang minum, paling satu hari itu hanya minum satu botol. Seharusnya kan tiga botol," katanya.

Namun setelah memeriksakan kesehatan, ia berjanji tak akan memaksakan menarik penumpang ketika dalam kondisi kurang enak badan.

"Nanti kalau sedang tidak enak badan, paling istirahat saja di rumah tidak akan narik penumpang," kata Dena.

Berbagai Lomba dan Seminar Entepreneur Meriahkan Generasi Berkreasi, Banyak Diminati Milenial

Jokowi dan Prabowo Berpelukan, Pengamat: Level Elite Dewasa, Pendukung Saja yang Baper

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved