Bunuh Waria Saat Akan Diperkosa, Remaja Ini Divonis 13 Tahun Penjara

Hadian, remaja yang berusia 19 tahun divonis oleh hakim dengan kurungan penjara selama 13 tahun atas aksi pembunuhan yang dia lakukan terhadap Aldi al

Bunuh Waria Saat Akan Diperkosa, Remaja Ini Divonis 13 Tahun Penjara
(Kompas.com/ Aji YK Putra)
Keluarga dari terdakwa Hadian (19) mendadak histeris setelah pemuda tersebut divonis hakim selama 13 tahun penjara usai membunuh seoarang waria di salon, Selasa (28/8/2018). 

TRIBUNJABAR.ID  - Hadian, remaja yang berusia 19 tahun divonis oleh hakim dengan kurungan penjara selama 13 tahun atas aksi pembunuhan yang dia lakukan terhadap Aldi alias Badik alias Chika (25), seorang waria salon.

Vonis tersebut dijatuhkan hakim ketua Sunggul Simanjuntak di Pengadilan Negeri Klas 1 Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (28/8/2018).

Dalam putusan yang dibacakan hakim, terdakwa terbukti bersalah menghilangkan nyawa korban, yakni dengan cara memukul kepala Chika menggunakan tabung gas elpiji 3 kilogram.

Mendengar vonis yang dijatuhkan hakim, keluarga terdakwa pun langsung berteriak histeris lantaran menilai hakim tidak adil dalam menjatuhkan hukuman.

Kuasa hukum terdakwa, Wawan, langsung menyatakan banding atas vonis tersebut.

Dapat Bonus Miliaran Rupiah, Apa yang Akan Dilakukan oleh Jonatan Christie?

Bajak Mikrofon Pesawat, Wakil Ketua MPR Minta Neno Warisman Diproses Hukum

"Selama persidangan kami menghadirkan 14 saksi yang menyatakan klien kami saat kejadian berada di dekat rumahnya sedang makan dan tidak berada di lokasi kejadian atau TKP. Tapi ternyata itu tidak dipertimbangkan hakim. Jelas kita akan melakukan upaya banding karena tidak puas dengan putusan ini,” kata Wawan usai sidang.

Untuk diketahui, putusan majelis hakim sedikit lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Romi Pasolani selama 15 tahun penjara terhadap terdakwa.

Kronologi

Dalam dakwaan JPU, terungkap jika kejadian berlangsung di Salon Kiki di Jalan Dahlan HY RT 33 RW 05 nomor 19, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang, Sumatera Selatan, pada (16/1/2018).

Awalnya, terdakwa hendak memotong rambut di salon milik korban. Namun, sebelum memotong rambut, korban meminta kepada terdakwa untuk membelikan satu potong ayam.

Usai ayam goreng tersebut dibelikan, korban pun menutup rapat pintu ruko tersebut.

Kemudian korban mendekati terdakwa yang sedang duduk di kursi salon dan mencoba memegang tangannya. Terdakwa pun menepis perilaku korban tersebut.

Tak sampai disana, terdakwa langsung ditarik ke dalam sebuah kamar dan coba diperkosa oleh korban. (Kompas.com/Aji YK Putra)

Pindah ke Kubu Jokowi, Deddy Mizwar: Kenapa Mesti Kaget Segala?

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved