Ustaz Dianaya Pria Bertopeng, Diduga Bermula dari Bantuan Tamu Timur Tengah hingga Pengusiran Oknum

Salman pun tak ambil pusing, ia tak terlibat cekcok sedikitpun dengan para oknum.

Ustaz Dianaya Pria Bertopeng, Diduga Bermula dari Bantuan Tamu Timur Tengah hingga Pengusiran Oknum
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Salman Al Farisi (35) pemilik Ponpes Al Mu'min Ciwalen menggunakan perban putih 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Seorang ustaz, Salman Al Farisi (35) pemilik Ponpes Al Mu'min Ciwalen, Warungkondang, Kabupaten Cianjur, yang dianiaya dua pria bertopeng saat hendak melaksanakan salat Subuh, Senin (27/8) sekitar pukul 04.40 WIB, mulai mengingat beberapa permasalahan yang ia alami dalam waktu dekat ini.

Salman mengatakan permasalahan yang ia alami bermula ketika pondok pesantren kedatangan tamu dari Timur Tengah.

"Tamu tersebut melihat kondisi masjid, ia merasa prihatin dan bermaksud membangun masjid yang sudah mulai keropos langit langitnya," kata Salman.

Salman mengatakan niat tamu dari Timur Tengah pun ia sampaikan kepada warga masyarakat dengan melaksanakan musyawarah.

"Saat itu disepakati dan warga setuju dengan niatan tamu dari Timur Tengah tersebut," kata Salman.

Curah Hujan Minim, Bisakah Hujan Buatan Diturunkan di Bandung?

Waktu berjalan, tamu timur tengah menunjuk satu kontraktor untuk memperbaiki masjid. Namun saat kontraktor tiba dengan para pegawainya, tiba tiba ada beberapa oknum warga yang mengusir para pegawai dan kontraktor yang akan bekerja.

"Jadi bantuannya itu tak berupa uang, melainkan para kontraktor dan pegawai, kami di sini menerima saja, namun saat akan bekerja, tiba tiba ada beberapa oknum yang mengusir para pekerja dan kontraktor tersebut," kata Salman.

Salman pun tak ambil pusing, ia tak terlibat cekcok sedikitpun dengan para oknum. Alhasil perbaikan masjid pun terbengkalai hingga saat ini.

Jonatan Christie Sudah Diangkat jadi PNS, Ini Pesannya untuk Anak Muda

"Mungkin itu permasalahan yang saya alami dalam beberapa waktu ke belakang, selain permasalahan itu saya kira tak ada masalah besar lagi," kata Salman.

Sementara itu dua pelaku penganiaya masih dalam pengejaran pihak kepolisian sektor Warungkondang dan Satreskrim Polres Cianjur.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved