Petani Garam di Desa Rawaurip Cirebon Sebut Harga Dikendalikan Tengkulak

Warpin (49), petani garam asal Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, mengakui sistem harga jual beli garam dikendalikan penuh oleh ten

Tribun Jabar/ Ahmad Imam Baehaqi
Seorang petani saat memanen garam di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Warpin (49), petani garam asal Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, mengakui sistem harga jual beli garam dikendalikan penuh oleh tengkulak.

Pasalnya, banyak petani di Desa Rawaurip terjerat hutang ke tengkulak.

"Makannya, petani di sini tidak bisa menjual garam, hasil panennya selain ke tengkulak," ujar Warpin saat ditemui di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/8/2018).

Ia mengatakan, pola semacam itu sudah diterapkan sejak berpuluh tahun lalu.


Rizal Ramli Sarankan Rakyat Tak Pilih Capres-Cawapres yang Punya Program New Liberalisme

Padahal, jumlah hutang petani ke tengkulak tidak terlalu besar, berkisar antara Rp 500 ribu - Rp 1,5 juta.

Hutang itu, menurut Warpin, menjadi pengikat agar hasil garam petani tidak boleh dijual selain ke tengkulak.

Warpin sendiri mengaku tidak memiliki sangkutan hutang ke tengkulak.

"Tapi petani yang enggak punya hutang juga kena imbas harga garam anjlok ini," kata Warpin.

Sementara, Tauhid (29), petani garam lainnya, mengaku terpaksa hutang ke tengkulak karena keterbatasan modal.

Pasalnya, kata Tauhid, belum adanya koperasi petani garam membuatnya harus hutang ke tengkulak.

Tauhid meminjam uang senilai Rp 1 juta untuk tambahan biaya pengolahan lahan garamnya.

"Bayarnya itu dari hasil panen garam, nanti dihitung dapat berapa dan langsung untuk bayar hutang," ujar Tauhid.

Inilah Emas ke-23, Menpora: Penampilan Super Keren Jonatan Christie, Indonesia Raya Berkumandang

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved