Ridwan Kamil akan Menjadi Keynote Speech di Acara Indonesian City Government PR Summit 2018

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan menjadi keynote speech di acara Indonesian City Government PR Summit 2018 yang akan digelar di Kota Bandung.

Ridwan Kamil akan Menjadi Keynote Speech di Acara Indonesian City Government PR Summit 2018
Tribun Jabar/Resi Siti Jubaedah
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil di Jalan Arjuna Kota Bandung, Rabu (22/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR. ID , BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan menjadi keynote speech  di acara Indonesian City Government PR Summit 2018 yang akan digelar di Kota Bandung.

Even yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia itu akan digelar di Trans Luxury Hotel Bandung 4 Oktober 2018 dengan mempertemukan para pranata Humas pemerintah dari 500 kota dan kabupaten termasuk dari Humas Kota Bandung yang menjadi penyelenggara.

Kepala Stasiun Geofisika Bandung: Langkah Antisipasi Dampak Gempa Bumi Belum Terlambat

Pelabap MotoGP Sebelum Adu Balap Sempatkan Beri Dukungan buat Korban Gempa Lombok

"Saya hadir nanti. Karena acaranya 4 Oktober, kapasitasnya mungkin nanti sudah jadi Gubernur Jawa Barat. Kita berharap semua yang datang ke Bandung bisa sharing, saling belajar," ujar Ridwan saat Gala Dinner menjelang Indonesian City Government PR Summit di Nara Park Café, Jumat (24/8/2018) malam.

Emil akan membagikan pengalamannya mentransformasi Kota Bandung menjadi kota yang memiliki identitas dan “brand image” yang kuat di mata publik. Salah satu dampak positifnya adalah peningkatan wisatawan hingga mencapai 6.9 juta pelancong pada tahun 2017.

"Citra kota itu datang dari akumulasi perulangan hal-hal. Kalau perulangannya negatif ya jadi citra negatif. Kalau perulangannya hal positif maka jadi citra postif. Maka di Bandung yang sering berulang-ulang adalah hal yang positif," ujar Emil.


Sementara itu, Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung Yayan A. Brillyana mengungkapkan, Humas Kota Bandung juga ingin belajar dari kota dan kabupaten lain. Ia mengaku pernah belajar tentang pengelolaan media internal ke DKI Jakarta dan pengelolaan media sosial ke Surabaya.

"Nah saya yakin daerah lain juga punya keunggulan, maka siapapun yang hadir ini akan bisa saling belajar," ungkap Yayan.

Guna memfasilitasi hal itu, Indonesian City Government PR Summit akan terdiri dari sharing session dan plenary session. Pada sharing session, para pranata Humas akan dibagi menjadi kelas-kelas kecil berdasarkan topik. Nantinya, mereka akan berdiskusi dan belajar langsung dari best practices.

"Di plenary session kita akan hadirkan tokoh dan pakar di bidang city branding," katanya.

Acara ini merupakan ajang bagi pranata Humas pemerintah untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan wawasan tentang pengelolaan citra kota dengan baik.

Dengan pengalaman “best practices” di tiap-tiap daerah, harapannya Humas mampu mengangkat potensi daerah. Ujungnya, akan berdampak positif bagi kemajuan daerah. (*)

Penulis: Tiah SM
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved