Asian Games 2018

Warga Subang Antusias Menonton Balap Sepeda Asian Games

Antusiasme masyarakat Subang dan sekitarnya untuk menyaksikan balap sepeda terakhir di Subang masih terlihat di garis finis venue balap sepeda road ra

Penulis: Haryanto | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/ Haryanto
Ramainya warga Subang di depan garis finis pertandingan balap sepeda road race Time Trial, Jalan Cagak, Subang, Jumat (24/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Antusiasme masyarakat Subang dan sekitarnya untuk menyaksikan balap sepeda terakhir di Subang masih terlihat di garis finis venue balap sepeda road race.

Adu kecepatan balap sepeda road race nomor putra pada Jumat siang (24/8/2018), menjadi pertandingan terakhir yang digelar di jalanan Subang.

Layaknya area wisata, garis finis balap sepeda yang terletak di depan kantor Kecamatan Jalan Cagak, Subang, dipenuhi oleh ribuan warga.

Mulai dari anak kecil hingga orang tua telah memenuhi garis akhir balap sepeda Asian Games 2018 sejak pagi.

Bawaslu Kota Bandung Siap Pantau Pelanggaran Jelang Masa Kampanye

Dua Pelaku Begal di Tasikmalaya Masih Diburu Kepolisian

Diketahui, pada pukul 09.00 WIB, pertandingan atlet putri untuk nomor cabor yang sama telah dimulai.

Pada balap tersebut, atlet dari Indonesia gagal menjadi yang tercepat dan kembali gagal menyumbang medali untuk Indonesia.

Namun, pada pertandingan balap sepeda road race putra ini, warga mengharapkan atlet Indonesia bisa meraih medali.

Seperti halnya yang dikatakan oleh seorang warga Subang, Intan (25) saat ditemui Tribun Jabar di sekitar garis finis.

Ia mengatakan bahwa dirinya berharap atlet Indonesia nomor tersebut, Aiman Cahyadi, bisa menyumbang medali untuk Indonesia.

"Sengaja kesini, ingin lihat atlet Indonesia dikalungi medali. Inginnya sih dapat medali emas," kata dia yang datang bersama dua temannya.

Senada dengan Intan, warga lainnya Dian Nugraha (31), datang bersama anak pertamanya untuk menyaksikan pertandingan balap sepeda terakhir di Subang.

Bahkan, dia sengaja membawa putranya sejak pulang salat Jumat agar bisa berada paling depan melihat atlet melintas garis finis.

"Anak saya biar bisa lihat para atlet mencapai garis finis. Khususnya melihat Aiman melintas," ucap Dian.

KONI Kabupaten Bandung Akui Belum Bayar Intensif Atlet Menembak, Ini Alasannya

Agustus Puncak Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat Antisipasi Bencana Ini

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved