Kriminalitas
Driver Ojol Kepung Begal Jalanan
Keberadaan para begal jalanan bisa terlacak lewat ponsel korban yang dicuri oleh pembegal.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Oktora Veriawan
Laporan Reporter Mega Nugraha
BANDUNG, TRIBUN - Kasus pencurian dengan kekerasan (curas/pembegalan) kembali terjadi di Kota Bandung, Jumat (24/8) dini hari. Sebelumnya, tiga kasus pembegalan terjadi saat malam takbiran, Rabu (22/8) dini hari.
Kemarin, pembegalan dialami penumpang ojek online, Reni Nuraeni (36), warga Bojongloa Kaler, Kota Bandung, saat dibonceng pengemudi ojek online, Adi Ramdan (28). "Kejadiannya pas teman saya (Adi) di perempatan Otista-Sudirman bawa penumpang. Kata Adi, ia dibuntuti dua orang berboncengan motor,” kata ujar Alif (19), rekan korban sesama pengemudi ojol, saat dihubungi Tribun, Jumat (24/8).
“Setelah menaikkan penumpang dan melaju beberapa meter, dua orang itu langsung memepet motor teman saya dan sekejap mengambil tas penumpang teman saya. Di dalam tas tersebut ada ponsel milik korban,” katanya.
Setelah begal kabur, Adi berinisiatif menyebar keberadaan ponsel yang masih tersambung ke global positioning system (GPS) ke semua rekan pengemudi ojol di Bandung. "Akunnya masih aktif, terlacak sedang bergerak ke mana. Teman-teman ojek online langsung bergerak mengejar pelaku yang terlacak di GPS ponsel korban," ujar Alif.
Ternyata, pelaku terlacak memberhentikan kendaraannya di sekitar Cicaheum. Sejumlah sopir ojol yang membuntuti pelaku akhirnya berhasil menangkap dua orang pembegal. "Ia jatuh dan tertangkap. Langsung kami serahkan ke Polsek Cibeunying Kidul," katanya.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kedua pelaku, Toni Kurnia dan Ari Setiawan, keduanya warga Cimenyan, kini ditahan di Mapolsek Cibeunying Kidul. "Saya baru terima informasinya dari polsek,” kata Irman.
Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti satu dompet mitasi warna biru berisikan satu unit ponsel pintar, uang Rp 85 ribu, dan kartu ATM atas nama korban. "Diamankan juga satu unit kendaraan roda dua merekYamaha V-ixion warna hitam dengan nomor polisi D 6935 KZ yang digunakan pelaku untuk menjambret korban, " ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-begal-3.jpg)