Bangunan Relokasi PKL di Jalan Guntur Garut Tidak Lagi Ditempati

Gedung relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, kini tidak ditempati oleh para PKL

Bangunan Relokasi PKL  di Jalan Guntur Garut Tidak Lagi Ditempati
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Anak-anak memanfaatkan halaman gedung relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Guntur, Kabupaten Garut, untuk sarana bermain, Kamis (23/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Gedung relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, kini tidak ditempati oleh para PKL di Jalan Ahmad Yani.

Gedung yang diresmikan oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan pada Rabu (15/7/2015) ini, sama sekali tidak ditemukan aktivitas PKL.

Memiliki tiga lantai dan 288 lapak, gedung relokasi tampak tidak terurus, terlihat ada beberapa bagian bangunan yang mengalami kerusakan, di antaranya rolling door, pagar pembatas, dan rapuh beberapa bagian atap.

Muhaimin Tewas Ditebas Gara-gara Dendam Lama yang Belum Tuntas

LIVE STREAMING SCTV Timnas U-23 Indonesia vs Uni Emirat Arab di 16 Besar Asian Games 2018

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, di bagian halaman gedung relokasi, lapak para penjual makanan pun tidak menunjukkan adanya aktivitas.

Sebaliknya, di trotoar depan gedung relokasi justru digunakan para PKL.

Warga sekitar, Asep (48), mengatakan, gedung relokasi ini hanya ditempati oleh para PKL pada awal-awal pembukaan, namun tidak berlangsung lama.

"Cuma sebentar, padahal warga senang PKL pindah ke sini. Jadi tidak perlu jauh-jauh ke Jalan Ahmad Yani," kata Asep di gedung relokasi PKL, Kamis (23/8/2018).


Asep menambahkan, pada malam hari, gedung relokasi PKL ini kerap dimanfaatkan oleh orang yang tidak dikenal, yakni melakukan perbuatan tidak terpuji.

"Saya beberapa kali lihat ada botol miras berserakan di ruko-ruko itu," katanya.

Warga lainnya, Zaenal (50), mengatakan, berharap pemerintah setempat untuk dapat mampu merelokasi ke gedung relokasi PKL. Mengingat warga sekitar pun sangat membutuhkan.

"Biar jalan Ahmad Yani tidak macet juga dan biar ramai di sini, terutama kalau malam hari juga," katanya. (*)

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved