Breaking News:

Deretan Menteri dan Gubernur di Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin, Ada 2 Menteri Perempuan

Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sedang menyusun tim kampanye untuk memenangkan pertarungan Pilpres 2019.

Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Kolase Tribun Jabar (Kompas.com)
Jokowi dan Maruf Amin 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pasangan bakal calon presiden Joko Widodo dan Ma'rif Amin sudah mendaftarkan diri ke KPU.

Tahapan selanjutnya adalah menunggu penetapan dari KPU dan melakukan kampanye sebelum hari pencoblosan langsung.

Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sedang menyusun tim kampanye untuk memenangkan pertarungan Pilpres 2019.

Sejumlah menteri sudah diplot untuk ikut berkampanye dan masuk struktur tim sukses Jokowi-Ma'ruf Amin.

Deretan menteri Tim Sukses Jokowi-Ma'ruf Amin itu adalah;

Djadjang Nurdjaman Sebut Persib Bandung Punya Peluang Juara Liga 1 2018 Walau Tipis

Pertama, Menteri Keuangan Sri Mulyani
Sri Mulyani adalah menteri keuangan yang pernah menduduki jabatan serupa di pemerintahan SBY.

Sri Mulyani wanita kelahiran Bandar Lampung, adalah wanita Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelakasana Bank Dunia.

Proyek Flyover Padasuka Cimahi Sudah Rampung tapi Belum Bisa Dipakai, Ini Alasannya

Kedua, Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Pramono Anung adalah politikus PDIP, kelahiran Kediri, Jawa Timur.

Dia pernah menjadi wakil Ketua DPR RI pada periode 2009-2014, dari PDIP.

Ketiga, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani.

Puan Maharani adalah politikus PDIP sekaligus anak dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.

Sebelum menjadi menteri, Puan Maharani penah mengisi posisi Ketua Fraksi PDIP di DPR pada masa 2009-2014.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, seperti dikutip dari kompas.com, mengatakan, pihaknya sedang melengkapi komposisi tim kampanye nasional.

Sebab, semua dokumen persyaratan tim kampanye sudah diserahkan ke KPU.

3 Mantan Menteri Kabinet Kerja Jokowi yang Kini Beralih Dukungan ke Prabowo-Sandi

Gubernur Masuk Tim Kampanye

Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil masuk dalam struktur tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin.

Selain Ridwan Kamil, ada sejumlah kepada daerah lain yang akan masuk dalam tim kampanye Jokowi-Maruf Amin.

Kepala daerah tersebut adalah kepala daerah yang didukung oleh partai-partai yang masuk dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Mereka di antaranya Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Selamat! Raisa Hamil Anak Pertama, Begini Ekspresi Kaget Hamish Daud saat Lihat Hasil Test Pack

Sekejn Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasti Kristiyanto mengatakan, seluruh kepala daerah yang berasal dari partai KIK akan terlibat dalam memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Tugas pokoknya, menjadi pengarah teritorial di wilayah masing-masing.

"Ya nanti masuk ke dalam pengarah teritorial itu," ujar Hasto, seperti dikutip dari Tribunnews, Senin (20/8/2018).

Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding mengatakan hal serupa.

Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin terdapat para kepala daerah.

Gelaran Asian Games 2018 di Jawa Barat Dapat Apresiasi Atlet dan INASGOC

Ditemui Wartawan di Gedung Sate, Kota Bandung, Ridwan Kamil meminta kepada warga Indonesia, terutama Jawa Barat, untuk tidak lagi menggunakan istilah "kecebong' dan "kampret" dalam Pilpres 2018.

Menurutnya, pilihan politik yang berbeda adalah wajar.

Namun, perbedaan itu seharusnya tidak diekpresikan menggunakan tutr bahasa yang tidak pantas.

"Tapi berargumentasilah dengan sopan santun karena budaya kita kan santun. Jangan maki-maki apalagi keluar kata-kata hewan kan, untuk kelompok itu disebut kecebong, kelompok ini kampret," tambahnya," ujar Ridwan Kamil, seperti dikutip dari Kompas.com.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved