Sebuah Hasil Penelitian Sebut Vape Rasa Vanili dan Kayu Manis Paling Berbahaya

Sekarang ini banyak perokok yang beralih ke vape alias rokok elektrik. Mereka beranggapan bahwa vape lebih aman dibandingkan dengan rokok.

Sebuah Hasil Penelitian Sebut Vape Rasa Vanili dan Kayu Manis Paling Berbahaya
KompasImage
Ilustrasi 

Sebagian besar cairan dalam vape terdiri dari propilena glikol dan gliserin nabati.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Frontiers in Physiology melaporkan bahwa liquid vape dengan perasa vanili dan kayu manis termasuk perasa yang paling beracun.

Ditambah lagi, mencampur berbagai rasa vape atau rokok elektrik memiliki efek yang jauh lebih parah daripada hanya pakai satu perasa saja.

Penggunaan rokok elektrik telah meningkat selama beberapa tahun terakhir ini, dengan berbagai rasa yang unik.

Ketika cairan ini dipanaskan dan dihirup, bahan kimia dalam perasa masuk ke paru-paru dan bisa membahayakan.

Selain itu, bahan kimia perasa ini memengaruhi sel-sel kekebalan tubuh, khususnya sel darah putih yang disebut monosit.

Penulis penelitian ini, Dr. Thivanka Muthumalage, menyatakan bahwa meskipun dianggap aman bagi sistem pencernaan, ternyata perasa tersebut dapat merusak sistem pernapasan.

Kayu manis dan vanili adalah bahan kimia perasa yang paling beracun.

Selain itu, peneliti dari University of North Carolina, Chapel Hill, menemukan adanya pengaruh 13 perasa vape terhadap perkembangan sel paru-paru.

Pengaruh tersebut berlangsung selama 30 menit hingga seharian penuh.

Halaman
123
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved