BMKG: Gempa Bumi 3,6 SR di Pangalengan Tak Berdampak ke Bandung

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Akhmad Djohara melalui. . .

BMKG: Gempa Bumi 3,6 SR di Pangalengan Tak Berdampak ke Bandung
Shutterstock/Kompas.com
Ilustrasi gempa 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Klas I Bandung dalam rilisnya menyatakan telah terjadi gempa di wilayah Pangalengan Kabupaten Bandung pada Jumat (17/8/2018) sore sekitar pukul 15.19 WIB.

Gempa berkekuatan 3.6 Skala Richter (SR) berada pada jarak 21 kilometer arah Barat laut Garut, Jawa Barat pada kedalaman 10 km.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Akhmad Djohara melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Sudrajat saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Alhamdulillah barusan sudah dikroscek, memang ada terasa (getaran) sedikit, tapi tidak berdampak," ujarnya singkat melalui telepon seluler tadi malam.

Menurutnya getaran akibat gempa tersebut dirasakan warga di beberapa titik di Kecamatan Pangalengan. Getaran yang dirasakan warga tersebut hanya berlangsung sebentar sekitar satu menit saja.

"Warga sekitar kantor kecamatan (Pangalengan) merasakan getaran hanya sebentar saja sekitar 1 menitan. Sementara saya masih nunggu kabar selanjutnya di Pangalengan," katanya.

Sebagai langkah antisipasi BPBD telah berkoordinasi dengan BMKG untuk mengetahui perkembangan informasi gempa di Pangalengan.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiagakan Pusdalops dan tim asesment di lapangan.

"Sebagai langkah antisipasi gempa susulan kami telah mengintruksikan kecamatan supaya tetap siaga. Menurut BMKG kalau gempa susulan kemungkinan memang akan terjadi tapi tidak dalam waktu dekat," katanya. 

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved