Siswa SMA Santa Maria II Diajak 'Membuka Mata' Terhadap Kemampuan Para Difabel

"Memang masih banyak yang belum paham, bahkan tidak jarang ada pejabat pemerintah yang tidak tahu terkait keberadaan disabilitas. "...

Tribun Jabar/Cipta Permana
Ratusan siswa SMA Santa Maria 2 tampak sangat antusias mendengarkan setiap penjelasan materi dan pengalaman yang disampaikan langsung para atlet NPCI Kota Bandung dalam acara 29 Tahun SMA Santa Maria 2, di Jalan Sulaksana Baru, Antapani, Kota Bandung, Rabu (15/8) / Cipta Permana. 

Laporan Wartawn Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dalam upaya menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap masyarakat berkebutuhan khusus, SMA Santa Maria 2 menggelar kegiatan edukasi dan berbagi pengalaman bersama para atlet penyandang disabilitas dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung.

Kepala Sekolah SMA Santa Maria II, Yuliana Tri Hartati menuturkan bahwa pengetahuan siswa akan disabilitas masih kurang, bahkan tidak jarang ada yang masih belum mengenalinya.

Maka dari itu melalui ajang ini pihaknya ingin mengenalkan, bahwa meskipun memiliki keterbatasan secara fisik, namun para penyandang disabilitas tersebut tetap mampu berprestasi, bahkan mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang olahraga internasional.

"Dengan hadirnya teman-teman NPCI Kota Bandung ini, kami ingin mengedukasi para siswa untuk tidak meragukan kemampuan para penyandang disabilitas, dan memotivasi mereka untuk dapat juga berprestasi melebihi capaian yang diraih oleh para atlet disabilitas ini," ujarnya saat ditemui di SMA Santa Maria 2, Jalan Sulaksana Baru, Antapani, Kota Bandung, Rabu (15/8/2018).

Susunan Pemain Timnas Indonesia U-23 di Laga Melawan Palestina, Evan Dimas di Bangku Cadangan

Untuk itu, dirinya berharap melalui ajang ini, dapat terjadi peningkatan kualitas dan motivasi bagi para siswa didiknya, terutama dalam hal bersikap dan menghargai semua makhluk di sekitarnya.

"Jadi para siswa tidak hanya perlu meningkatkan kecerdasan daya pikirnya, melalui setiap pelajaran dan pengetahuan yang diberikan di dalam kelas, tapi kami juga ingin mereka memiliki kecerdasan hati dengan lebih sadar akan keberadaan warga berkebutuhan khusus di sekitarnya," katanya.

Sementara itu, Ketua NPCI Kota Bandung, Adik Fahrozi mengaku sangat mengapresiasi dari upaya yang dilakukan oleh SMA Santa Maria 2 dalam mengenalkan keberadaan para penyandang disabilitas kepada para siswa. Menurutnya, selama ini,masih banyak masyarakat yang merasa awam, karena kurangnya sosialisasi di tengah masyarakat luas.

Link Live Streaming SCTV, Timnas Indonesia U-23 Vs Palestina, Cukup Tonton di HP Anda

Adik mengaku, meski tidak sedikit masyarakat yang masih memandang sebelah mata akan kemampuan para penyandang disabilitas, namun hal tersebut terbantahkan dengan raihan sejumlah prestasi yang telah disumbangkan para atlet disabilitas bagi nama besar daerah maupun negaranya dalam bidang olahraga.

"Memang masih banyak yang belum paham, bahkan tidak jarang ada pejabat pemerintah yang tidak tahu terkait keberadaan disabilitas. Tapi dengan berbagai upaya yang terus kami lakukan, kini pemerintah pun sudah menaruh perhatian penuh kepada para penyandang disabilitas," ujarnya di lokasi yang sama.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga ikut memperkenalkan beragam olahraga prestasi khusus bagi penyandang disabilitas yang di perlombakan dalam ajang nasional maupun internasional, seperti goal ball, bola voli duduk, catur, sepak bola CP 5 slide, atletik, tenis lapangan kursi roda, bulu tangkis, hingga renang dan angkat beban.

"Harapan kami masyarakat dapat semakin mengenal keberadaan kaum disabilitas, termasuk bagi para atlet disabilitas yang telah ikut mengharumkan nama Indonesia. Dengan demikian, tidak ada perbedaan antara disabilitas dan warga normal lainnya," katanya.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, sepanjang berlangsungnya acara, para siswa tampak sangat antusias mendengarkan setiap penjelasan materi dan pengalaman yang disampaikan langsung para atlet NPCI Kota Bandung. Bahkan berkali-kali kamera ponsel para siswa mengabadikan momen langka tersebut. 

Penulis: Cipta Permana
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved