Pabrik Sabu Kualitas Impor Digerebek, Pemiliknya Ternyata Residivis Kasus Serupa

Hengki menjelaskan biasanya kandungan methamphetamine dalam sabu impor hanya 40 persen.

Pabrik Sabu Kualitas Impor Digerebek, Pemiliknya Ternyata Residivis Kasus Serupa
tribunnews
Sabu-Sabu

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Barat beberapa waktu lalu menggrebek pabrik sabu di Perumahan Metland, Cipondoh, Kota Tangerang.

Dari lokasi itu, polisi mengamankan pria berinisial AW yang merupakan pemilik pabrik sabu rumahan tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi menyebut pabrik sabu tersebut mampu memproduksi sabu setara dengan kualitas impor.

Bahkan ini adalah pabrik sabu pertama di Indonesia yang kualitasnya setara dengan kualitas impor.

"Menurut hasil pemeriksaan Puslabfor, ini baru pertama kali ditemukan pabrik sebagus ini‎," kata Hengki dalam keterangannya, Rabu (15/8/2018).

Hengki menjelaskan biasanya kandungan methamphetamine dalam sabu impor hanya 40 persen.

"Namun di pabrik lokal ini mampu memproduksi dengan kandungan 60 persen methamphetamine. Sehingga tentunya akan lebih membahayakan bagi penggunanya," kata Hengki.

‎Diduga, pabrik ini dalam sebulan mampu memproduksi dua sampai tiga kilogram sabu dengan kualitas super.

Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Tak Terima Dituntut Rp 2,5 Miliar oleh Megawati

LIVE STREAMING RCTI Persib Bandung vs PSKC Cimahi di Piala Indonesia, Nanti Sore

‎Adapun barang bukti yang diamankan dari pabrik tersebut yakni satu kilogram sabu setengah jadi dan 500 gram sabu siap edar serta berbagai zat kimia dan alat pembuat sabu lainnya.

Hengki menambahkan yang memprihatinkan yaitu, bahan baku untuk pembuatan sabu ini berasal dari bahan yang mudah didapat di pasaran.

Sebelumnya, saat memproduksi sabu tahun 2010 AW ini mendapatkan prekursor utama ephedrine dari pasar gelap yang diimpor dari China.

AW memang merupakan residivis kasus serupa yang pernah ditangkap pada 2010 lalu.

"Tapi seiring dengan ketatnya pengawasan terhadap peredaran prekursor sabu, peracik ini melalui beberapa eksperimen mampu menemukan bahan penggantinya yaitu obat seperti neo napacin dan lain lain," kata Hengki.

Penulis: Elga Hikari Putra

Berita ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul: Pertama di Indonesia, Pabrik Sabu di Cipondoh Mampu Produksi Sabu Kualitas Impor

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved