Nama Ahmad Heryawan Sudah Disodorkan, Kini PKS Menunggu Respons Anies Baswedan

"Saya bangga Kang Aher bisa memimpin di DKI karena beliau kader PKS Jabar. Di budaya PKS siap ditempatkan di mana saja," ujar Nur

Nama Ahmad Heryawan Sudah Disodorkan, Kini PKS Menunggu Respons Anies Baswedan
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Ahmad Heryawan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera Jawa Barat (PKS Jabar) Nur Suprianto mengaku bangga, ada kader PKS Ahmad Heryawan (Aher), yang diajukan untuk menjadi wakil gubernur (Wagub) DKI Jakarta menggantikan posisi Sandiaga Salahuddin Uno yang menjadi bakal calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto.

Menanggapi hal itu, Nur Suprianto belum dapat berkomentar banyak.

Ia mengatakan hal itu nantinya akan diputuskan oleh DPP PKS.

Ia pun akan menerima apa pun keputusan DPP PKS terkait sosok pengganti Sandiaga.

"Saya bangga Kang Aher bisa memimpin di DKI karena beliau kader PKS Jabar. Di budaya PKS siap ditempatkan di mana saja," ujar Nur, saat dihubungi Tribunjabar.id, melalui ponselnya, Selasa (14/8/2018).

5 Pemain Timnas Indonesia U-16 Ternyata Dididik Seperti Ini di SSB ASAD Purwakarta

Nur mengatakan menanggapi dinamika tersebut, secara prinsip PKS Jabar telah menyodorkan nama Kang Aher sebagai pendamping Anies Baswedan. Sehingga menunggu hasil keputusan lebih lanjut kedepannya.

"Yang paling utama dalam hal ini kembali ke gubernur pak Anies Baswedan. Nanti juga akan dibawa ke DPRD," ujar Nur.

Nur menuturkan pihak DPP PKS terus melakukan diskusi secara intens tentang nama yang diajukan oleh PKS tersebut menjadi pemimpin nomor dua di Ibukota negara tersebut.

Gara-gara Sam Aliano, Nikita Mirzani Rugi Besar hingga Rp 5 Miliar, Kini Minta Ganti Rugi Setimpal

"DPP PKS juga tengah mempertimbangkan setelah Kang Aher sebagai gubernur kini menjadi cawagub DKI. Pada dasarnya Kang Aher selalu siap," katanya.

Namun, disodorkannya nama Ahmad Heryawan terganjal oleh aturan.

Heryawan yang sudah dua kalu menjabat Gubernur Jabawa Barat, tidak bisa mengisi jabatan yang lebih rendah dari jabatan sebelumnya.

Pelatih Persib Bandung Tak Jamin Mainkan Kim Jeffrey Kurniawan di Laga Melawan PSKC

Hal itu dikatakan Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Bahtiar, merujuk kepada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Di Pasal 7 ayat (2) huruf o diatur, calon kepala daerah belum pernah menjabat gubernur untuk calon wakil gubernur atau bupati/wali kota untuk calon wakil bupati/calon wakil wali kota pada daerah yang sama.

Artinya, kepala daerah tak boleh turun jabatan menjadi wakil kepala daerah.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved