Breaking News:

Tribun Milenial

Trotoar Itu untuk Pejalan Kaki, Mengapa Banyak Motor Melintas, Enggak Takut Dipenjara?

ancaman pidana bagi setiap orang yang mengakibatkan gangguan pada fungsi perlengkapan jalan adalah dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun

Editor: Kisdiantoro
Tribun Jabar
Seorang pengguna sepeda motor menggunakan trotoar yang mestinya diperuntukkan bagi pejalan kaki sebagai lintasan berkendara karean tak mau antre saat terjadi kemacetan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Semua orang, tua dan muda, yakin deh, banyak yang tahu kalau trotoar adalah fasilitas yang sengaja dibuat oleh pemerintah bagi pejalan kaki.

Tapi, kenapa sih masih ada saja pengendara sepeda motor yang tidak bertanggung jawab mengambil alih hak pejalan kaki?

Trotoar adalah salah satu fasilitas yang di buat oleh pemerintah untuk pejalan kaki, halte, dan fasilitas khusus bagi penyandang cacat dan manusia usia lanjut sebagaimana yang tertera pada pasal 45 ayat (1) Undang Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Fasilitas trotoar merupakan hak pejalan kaki yang terdapat dalam pasal 31 ayat (1) UU LLAJ.

LRT Belum Bisa Digunakan Selama Asian Games 2018

Dari pasal itu terlihat jelas bahwa trotoar diperuntukan untuk pejalan kaki, bukan untuk orang pribadi.

Bagi siapapun yang menggunakan trotoar sebagai milik pribadi dan mengganggu pejalan kaki maka akan dikenakan dua macam sanksi, yaitu:

Divonis Telah Meninggal, Bayi Ini Ternyata Masih Bernafas Jelang Dikuburkan

Pertama, ancaman pidana bagi setiap orang yang mengakibatkan gangguan pada fungsi perlengkapan jalan adalah dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 24.000.000 (dua puluh empat juta rupiah) (pasal 274 ayat (2) UU LLAJ)

Kedua, setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi Rambu Lalu Lintas, Marka Jalan, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, Fasilitas Pejalan Kaki, dan alat pengaman Pengguna Jalan, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250.000 (dua ratus lima pluh ribu rupiah) (pasal 275 ayat (1) UU LLAJ.

Adapun fungsi trotoar yang telah di tegaskan dalam pasal 34 ayat (4) Peraturan Perundang-undangan Jalan yang berbunyi:

“Trotoar sebagaimana dimaksud pada ayat (3) hanya diperuntukan bagi lalu lintas pejalan kaki”.

Tak Perlu Gengsi Lihat Story WhatsApp Dia, Kamu Tak Akan Ketahuan Kok, Pakai Cara Ini Saja

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved