Dukung Situ Cisanti Jadi Destinasi Wisata, Kanwil DJP Jabar I Bangun Dermaga

Wisatawan bisa menggunakan perahu karet untuk melintasi danau dan sampai ke daerah titik nol Citarum ini namun tidak adanya dermaga di sini

Dukung Situ Cisanti Jadi Destinasi Wisata, Kanwil DJP Jabar I Bangun Dermaga
Istimewa
Kepala Kanwil DJP Jawa Barat, I Yoyok Satiotomo, meresmikan dermaga di Situ Cisanti yang diberi nama Cakti Buddhi Bhakti, Selasa (7/8/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Situ Cisanti merupakan hulu Sungai Citarum berlokasi di Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.

Enam bulan setelah dicanangkan program Penanggulangan Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum oleh Presiden Joko Widodo pada Februari 2018, sumber air sungai Citarum itu kini semakin asri.

Dengan panorama yang indah, situ Cisanti menjadi salah satu alternatif pilihan masyarakat untuk tempat wisata di Jawa Barat.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat I secara aktif mendukung program tersebut.

Salah di antara upayanya adalah membangun sebuah dermaga yang terletak di dekat huruf-huruf raksasa membentuk tulisan “KILOMETER 0 CITARUM”.

Ini Penyebab Ditolaknya Praperadilan Kasus Luna Maya & Cut Tari, Hotman: Kenapa Kasus Dibuka Lagi?

Di Luar Jokowi dan Prabowo, Poros Ketiga Bisa Terbentuk pada Detik-detik Akhir Pendaftaran ke KPU

“Wisatawan bisa menggunakan perahu karet untuk melintasi danau dan sampai ke daerah titik nol Citarum ini namun tidak adanya dermaga di sini. Ini membuat wisatawan kesulitan untuk mencapai daratan,” ujar Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Yoyok Satiotomo, usai meresmikan dermaga yang diberi nama Cakti Buddhi Bhakti, Selasa (7/8/2018).

Peresmian tersebut disaksikan Kepala KPP Pratama Soreang Harry Pantja Sirait dan Kepala KPP Pratama Majalaya Elis Dewi Sartika dan sejumlah pegawai. 

Yoyok menjelaskan, ide pembangunan dermaga bermula saat pihaknya melakukan penghijauan dengan menanam ratusan pohon aren pada 6 April 2018.

Usai penanaman, Yoyok dan para peserta yang hadir berjalan di tepi danau menuju tulisan “KILOMETER 0 CITARUM” itu untuk berfoto bersama.

Untuk pulang,  ia harus kembali menelusuri tepi danau, padahal ia melihat ada perahu karet yang bisa dimanfatkan untuk memangkas jarak.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved